Tulang Bawang, Fakta62.info-
Bhayangkari seluruh Indonesia hari ini menggelar Workshop Eco Enzim Nasional 2025, sebuah kegiatan serentak yang bertujuan meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus memecahkan Rekor MURI untuk pembuatan ecoenzim terbanyak secara nasional.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah dan Cabang Bhayangkari di Indonesia, termasuk Bhayangkari Cabang Tulang Bawang yang melaksanakan workshop dan praktik pembuatan ecoenzim secara terpadu di wilayahnya, 28 November 2025.
Para anggota Bhayangkari Cabang Tulang Bawang menggunakan bahan organik lokal seperti kulit buah, sisa sayuran, serta gula merah untuk menghasilkan ecoenzim yang berkualitas. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusiasme, terutama pada sesi demonstrasi fermentasi ecoenzim. Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata organisasi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung program Polri terkait pengurangan sampah.
“Ecoenzim bukan hanya produk ramah lingkungan, tetapi juga edukasi penting bagi keluarga dan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah organik. Hari ini, Bhayangkari menunjukkan bahwa gerakan kecil yang dilakukan bersama dapat memberi dampak besar,” ujar beliau.
Di Tulang Bawang, Ketua Bhayangkari Cabang Ny.Citra Yuliansyah turut memberikan arahan dan dukungan kepada seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa partisipasi Cabang Tulang Bawang merupakan wujud komitmen untuk mendukung gerakan nasional Bhayangkari dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Workshop ecoenzim ini juga menghadirkan sesi edukasi mengenai manfaat ecoenzim sebagai pembersih alami, pupuk cair, hingga pengolahan limbah domestik. Para instruktur nasional mengawal kegiatan secara daring dan memberikan panduan kepada seluruh cabang, termasuk Cabang Tulang Bawang.
Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) turut memantau jalannya kegiatan untuk mengakui pencapaian jumlah ecoenzim yang dihasilkan secara serentak dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, Bhayangkari berharap dapat terus menumbuhkan budaya hidup hijau di setiap keluarga Polri dan masyarakat luas. Kegiatan di Cabang Tulang Bawang ditutup dengan penyimpanan hasil ecoenzim untuk digunakan di lingkungan asrama dan fasilitas umum sekitar.





