Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


Kades Gaung Asam Bingung, Oknum Kontraktor Klaim Rehab Polindes Tanpa Kejelasan

Edo Wilantara
Selasa, 03 Februari 2026
Last Updated 2026-02-03T12:43:10Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN KEGIATAN ANDA/ORGANISASI/POLITIK DILIPUT??


MUARA ENIM | Fakta62.Info – Pemerintah Kecamatan Belida Darat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Belida Darat Tahun 2026 sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pemantapan Kualitas Pelayanan Publik.”

Musrenbang tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah desa untuk menyampaikan aspirasi, evaluasi, serta usulan prioritas pembangunan langsung kepada pemerintah daerah dan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Gaung Asam, Irfanil Fikri, secara terbuka mempertanyakan kejelasan rencana rehabilitasi Pos Kesehatan Desa (Polindes) yang sebelumnya disebut-sebut akan dilaksanakan oleh pihak kontraktor pada akhir tahun 2025. Menurutnya, hingga memasuki tahun 2026, tidak terdapat kejelasan program maupun data pembangunan terkait di desanya.

“Di akhir 2025 kemarin ada kontraktor yang mengatasnamakan ingin merehab polindes kami. Tapi setelah kami pertanyakan, katanya akan dilaksanakan di 2026. Namun kalau dilihat dari data pembangunan Desa Gaung Asam, kegiatan tersebut tidak ada. Kami jadi bingung, ini sebenarnya hilang atau bagaimana,” ujar Irfanil dalam forum Musrenbang.

Pernyataan tersebut mencerminkan adanya persoalan koordinasi dan transparansi informasi pembangunan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari instansi teknis terkait, agar tidak menimbulkan kebingungan di tingkat desa maupun masyarakat.

Selain mempertanyakan kejelasan rehab Polindes, Pemerintah Desa Gaung Asam juga mengajukan sejumlah usulan prioritas lainnya. Di antaranya pembangunan jalan lingkar desa yang dinilai sangat mendesak, mengingat wilayah tersebut berada di jalur jalan provinsi yang ramai. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kemacetan dan kesulitan akses, terutama saat berlangsungnya kegiatan atau acara masyarakat.

Pemerintah desa juga meminta perhatian Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terkait pembangunan parit atau saluran pembuangan air (spal) di sepanjang jalan kabupaten maupun jalan provinsi, khususnya pada ruas Gaung Asam menuju Ibul. Selama ini, ketiadaan saluran air dinilai berdampak pada kerusakan jalan dan genangan saat musim hujan.

Selain itu, usulan peningkatan sarana dan prasarana desa turut disampaikan sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan publik dan aktivitas masyarakat di Desa Gaung Asam.

Secara umum, pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara Enim berlangsung tertib dan lancar, serta diikuti oleh seluruh unsur terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga perwakilan instansi teknis dan pemangku kepentingan lainnya.

Musrenbang diharapkan tidak hanya menjadi forum seremonial, namun mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang terukur, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.
Liputan: Edo Wilantara
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan