Home
› Batching Plant
› Beton Cair
› Daerah
› Infrastruktur Kesehatan
› Jambi
› Kemenkes RI
› Kementerian Kesehatan
› Kerinci
› Konstruksi
› Pembangunan RSUD
› Proyek Pemerintah
› Proyek RSUD
› RAB
› Ready Mix
› RSUD Kerinci
Sisi Lain Proyek Raksasa Kemenkes di RSUD Kerinci: Dari Pasokan Material Ready Mix Hingga Sorotan K3 dan Tenaga Kerja Lokal
Sisi Lain Proyek Raksasa Kemenkes di RSUD Kerinci: Dari Pasokan Material Ready Mix Hingga Sorotan K3 dan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 04 Juli 2026
Last Updated
2026-07-06T03:56:38Z
KERINCI, FAKTA62.INFO-
Pelaksanaan proyek kedinasan pemerintah pusat di daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kegiatan pembangunan infrastruktur kesehatan bertajuk Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Pembangunan/Renovasi RSUD Kab. Kerinci PHTC Bidang Kesehatan Batch 4 menuai berbagai tanggapan kritis dari masyarakat setempat serta pasien yang tengah menjalani perawatan. Proyek raksasa yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) ini dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana URBAN-PENTA KSO.
Berdasarkan pemantauan lapangan yang dilakukan secara berkala oleh tim jurnalis selama kurang lebih enam hari operasional, ditemukan sejumlah catatan krusial yang berhubungan langsung dengan mata rantai pasok material beton cair (ready mix), kepatuhan terhadap regulasi keterbukaan informasi, keselamatan kerja, serta tata kelola logistik proyek di area fasilitas umum kesehatan aktif.
Sebagai salah satu material utama dalam struktur konstruksi bangunan bertingkat ini, mobilisasi truk pengangkut beton cair (ready mix) berukuran besar menjadi perhatian utama dalam fungsi kontrol sosial media. Wartawan Fakta 62 Info berkomitmen penuh untuk terus melakukan pemantauan terhadap kepatuhan regulasi rantai pasok material ready mix tersebut, termasuk aspek pemenuhan izin operasional dari perusahaan penyuplai. Lebih lanjut, tim media ini juga tengah menghimpun informasi mengenai penentuan spesifikasi teknis proyek, termasuk mutu karakteristik beton (K berapa) yang diaplikasikan pada struktur bangunan serta kesesuaian harga satuan material yang diajukan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Upaya pemantauan ini dinilai esensial demi memastikan kualitas bangunan fasilitas publik jangka panjang serta menjaga akuntabilitas keuangan negara.
Berdasarkan pemetaan awal di wilayah Kabupaten Kerinci, terdapat tiga titik fasilitas pengolahan beton (batching plant) skala besar yang memiliki kapasitas menyuplai material sejenis, antara lain fasilitas di wilayah Semurup yang diasosiasikan dengan inisial H.A, fasilitas di kawasan Kayu Aro (Sungai Kering) yang dikaitkan dengan inisial SHK, serta fasilitas di Kelurahan Siulak Deras yang dihubungkan dengan inisial Pak T & Pak O. Aspek hilir dari penyuplai material ini menjadi salah satu poin yang dipantau secara seksama oleh publik. Mengingat kawasan koridor Siulak Deras kerap menjadi ruang diskusi di media lokal terkait tata kelola lingkungan hidup, tim media memandang pentingnya memastikan bahwa seluruh material yang masuk ke dalam proyek strategis kementerian ini berasal dari penyuplai yang telah memenuhi seluruh tahapan perizinan resmi, termasuk kelengkapan izin lingkungan (AMDAL/UKL-UPL) demi mencegah dampak ekologis di aliran Sungai Batang Merao.
Di sisi lain, merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), setiap aktivitas fisik yang dibiayai menggunakan anggaran negara diwajibkan untuk menerapkan asas transparansi, salah satunya melalui pemasangan papan informasi proyek. Hingga hari keenam aktivitas alat berat berjalan, papan nama proyek tersebut belum terlihat terpasang secara eksplisit di lokasi. Kondisi ini memicu pertanyaan dari warga mengenai detail pagu anggaran, nomor kontrak, serta batas waktu pengerjaan. Selain masalah keterbukaan informasi, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) turut menjadi perhatian jurnalis. Berdasarkan dokumen administrasi yang dihimpun, proyek ini sebetulnya telah menunjuk Rosa Gustina, ST sebagai Tenaga Ahli K3. Namun, pantauan objektif di sekitar area penempatan mesin pengebor tanah menunjukkan perlunya peningkatan rambu-rambu peringatan bahaya yang lebih komprehensif bagi publik, mengingat aktivitas pengupasan tanah tersebut dilakukan tepat di area operasional pelayanan kesehatan aktif yang kerap dilalui pasien dan pengunjung rumah sakit.
Faktor ketenangan lingkungan juga menjadi hal krusial mengingat posisinya berada di institusi pelayanan medis tempat proses pemulihan pasien berlangsung. Kehadiran alat berat berupa excavator, mesin bor, truk pengaduk semen (mixer), serta mobil logistik material dalam intensitas tinggi dikeluhkan memicu polusi suara yang berpotensi mengurangi kenyamanan publik. Salah seorang warga yang sedang mendampingi kerabatnya berobat di RSUD Bukit Tengah memaparkan pandangannya secara objektif mengenai situasi di lapangan bahwa aktivitas mobilisasi material, truk beton ready mix, hingga mesin bor tanah yang terus beroperasi memicu suara bising yang cukup konstan. Sebagai fasilitas kesehatan tempat warga memulihkan diri, kondisi kebisingan ini tentu dirasa mengurangi aspek kenyamanan yang semestinya didapatkan oleh pasien.
Persoalan ini kian kompleks seiring dengan munculnya harapan masyarakat terkait stimulus ekonomi dari megaproyek dengan skala anggaran pusat tersebut. Warga di seputaran wilayah proyek menyampaikan aspirasi agar pihak kontraktor pelaksana dapat memaksimalkan potensi penyerapan tenaga kerja domestik, khususnya untuk sektor pekerjaan teknis dasar maupun umum yang tidak memerlukan sertifikasi khusus. Berdasarkan penuturan perwakilan warga, masyarakat lokal di sekitar lokasi memiliki kemampuan fisik yang memadai untuk pekerjaan dasar seperti pemindahan material, penggalian tanah, maupun penataan lahan, dan mereka sangat membutuhkan lapangan pekerjaan tersebut di tengah kondisi ekonomi saat ini agar tidak sekadar menjadi penonton di wilayah sendiri.
Sesuai dengan Pasal 1 dan Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mewajibkan wartawan menghasilkan berita yang berimbang, tidak beriktikad buruk, serta selalu melakukan pengujian informasi (check and recheck), wartawan Fakta 62 Info terus berupaya membuka jalur komunikasi resmi kepada pihak-pihak yang berwenang. Hingga laporan ini disusun, wartawan Fakta 62 Info belum berhasil mendapatkan akses komunikasi langsung maupun nomor kontak resmi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenkes RI, Mahdevie K., ST, MT, maupun Manajer Proyek dari pihak URBAN-PENTA KSO, Hengki Rachmana, ST, MT, untuk memberikan klarifikasi serta hak jawab atas dinamika tata kelola proyek di lapangan. Tim media Fakta 62 Info berkomitmen penuh untuk menyediakan ruang klarifikasi berimbang bagi pihak kementerian maupun kontraktor pelaksana segera setelah akses konfirmasi resmi diperoleh, demi menyajikan informasi yang utuh, akurat, profesional, dan memenuhi asas keberimbangan bagi publik. (Tim/Red)
Batching Plant
Beton Cair
Daerah
Infrastruktur Kesehatan
Jambi
Kemenkes RI
Kementerian Kesehatan
Kerinci
Konstruksi
Pembangunan RSUD
Proyek Pemerintah
Proyek RSUD
RAB
Ready Mix
RSUD Kerinci
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 resmi memasuki taha...
-
SOFIFI, Fakta62.info- Persoalan pembayaran hak tenaga kesehatan di RSUD Sofifi kembali menjadi sorotan. Sejumlah informasi yang ...
-
HALMAHERA SELATAN, FAKTA62.info- Dugaan adanya siswa kelas 1 SMP Negeri 70 Halmahera Selatan yang mengonsumsi minuman keras (mir...




