Home
› Etika Bermedia Sosial
› Generasi Muda
› Kebebasan Berekspresi
› Lambok F. Sihombing
› Literasi Digital
› Medan
› Media Sosial
› PBB
› Pemuda Batak Bersatu
› Pendidikan Karakter
Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu Serukan Etika Bermedia Sosial: Jangan Sampai Teknologi Menghilangkan Moral Dan Sopan Santun Generasi Muda
Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu Serukan Etika Bermedia Sosial: Jangan Sampai Teknologi Menghilangkan Moral Dan Sopan Santun Generasi Muda
Jumat, 02 Oktober 2026
Last Updated
2026-10-05T04:53:33Z
MEDAN, Fakta62.info-
Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu (PBB), Lambok F. Sihombing, S.Pd., MM, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menggunakan media sosial secara bijak, beretika, dan bertanggung jawab.
Menurut Lambok, perkembangan teknologi dan media sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. Namun, kemudahan dalam menyampaikan pendapat di ruang digital tidak boleh membuat seseorang kehilangan batas-batas moral, sopan santun, dan etika dalam berkomunikasi.
“Media sosial adalah ruang publik. Karena itu, kebebasan berbicara harus tetap disertai dengan etika, tanggung jawab dan penghormatan terhadap sesama. Jangan sampai karena merasa berada di balik layar, seseorang merasa bebas menghina, mencaci, mempermalukan atau menyerang orang lain,” ujar Lambok.
Ia mengingatkan bahwa apa yang ditampilkan dan dipertontonkan orang dewasa di media sosial juga dapat menjadi contoh bagi anak-anak dan generasi muda.
“Anak-anak kita sedang belajar dari apa yang mereka lihat. Kalau setiap hari mereka melihat orang dewasa saling menghujat, berkata kasar, mempermalukan orang lain, menyebarkan informasi yang belum tentu benar, maka jangan heran apabila suatu saat perilaku tersebut dianggap sebagai sesuatu yang normal,” tegasnya.
Lambok menilai bahwa kemajuan teknologi seharusnya berjalan beriringan dengan kemajuan karakter manusia. Teknologi boleh semakin canggih, tetapi moral dan etika tidak boleh semakin tertinggal.
“Jangan sampai generasi kita pintar menggunakan teknologi, tetapi tidak lagi mengerti bagaimana menghormati orang tua, menghargai sesama, menjaga perkataan, memahami batas kepantasan dan membedakan mana yang pantas disampaikan di ruang publik dan mana yang seharusnya tidak disampaikan,” katanya.
Ia juga menyerukan kepada para orang tua agar tidak hanya memberikan akses teknologi kepada anak-anak, tetapi juga memberikan pendidikan karakter dan pendampingan dalam menggunakan media sosial.
“Orang tua memiliki peran penting. Anak bukan hanya perlu diajarkan bagaimana menggunakan telepon genggam, internet dan media sosial, tetapi juga harus diajarkan bagaimana berbicara dengan santun, menghormati orang lain, memeriksa kebenaran informasi dan bertanggung jawab terhadap apa yang mereka unggah,” jelas Lambok.
Menurutnya, membangun budaya bermedia sosial yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah, sekolah atau orang tua, tetapi juga organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat.
Lambok menekankan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa batas.
“Berbeda pendapat adalah hal yang wajar. Kritik juga merupakan bagian dari kehidupan demokratis. Tetapi kritik tidak harus disampaikan dengan penghinaan. Perbedaan pandangan tidak harus berujung pada permusuhan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi tetap harus saling menghormati,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh kader Pemuda Batak Bersatu dan masyarakat luas untuk menjadi contoh dalam membangun ruang digital yang sehat, santun dan bermartabat.
“Mari kita jadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi yang baik, membangun persaudaraan, memberikan edukasi, memperkuat solidaritas dan menyampaikan kritik yang konstruktif. Jangan jadikan media sosial sebagai tempat untuk mengumbar kebencian dan merendahkan martabat orang lain,” ajaknya.
Lambok juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak menjadikan jumlah pengikut, jumlah tayangan atau viralitas sebagai ukuran utama dalam bermedia sosial.
“Jangan mengejar viral sampai kehilangan moral. Jangan mengejar perhatian sampai kehilangan harga diri. Tidak semua yang bisa dilakukan harus dilakukan, dan tidak semua yang bisa dikatakan harus diucapkan,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat Indonesia dapat membangun budaya digital yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa, agama, adat istiadat, serta penghormatan terhadap sesama manusia.
“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju secara teknologi, tetapi bangsa yang mampu menjaga karakter, moral dan martabat generasinya. Mari kita wariskan kepada anak-anak kita bukan hanya teknologi, tetapi juga sopan santun, etika, moral dan rasa hormat kepada sesama,” pungkas Lambok F. Sihombing. (*)
Etika Bermedia Sosial
Generasi Muda
Kebebasan Berekspresi
Lambok F. Sihombing
Literasi Digital
Medan
Media Sosial
PBB
Pemuda Batak Bersatu
Pendidikan Karakter
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 resmi memasuki taha...
-
SOFIFI, Fakta62.info- Persoalan pembayaran hak tenaga kesehatan di RSUD Sofifi kembali menjadi sorotan. Sejumlah informasi yang ...
-
HALMAHERA SELATAN, FAKTA62.info- Dugaan adanya siswa kelas 1 SMP Negeri 70 Halmahera Selatan yang mengonsumsi minuman keras (mir...



