“Peringatan Harlah 1 Abad NU adalah momen penting untuk memperkuat peran NU sebagai penjaga nilai kebangsaan serta mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berkarakter,” ujar Bupati Ayu.
Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU selama seabad terakhir dalam menjaga keutuhan NKRI. Di Way Kanan sendiri, kehadiran NU dirasakan telah memberikan manfaat nyata, khususnya dalam merawat harmoni sosial dan menyebarkan nilai Islam Wasathiyah (moderat) yang menyejukkan.
Bupati Ayu menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak lepas dari dukungan moral dan spiritual para ulama. Doa, nasihat, serta kritik yang membangun dari para kiai menjadi fondasi penting bagi pemerintah.
“Sinergi antara ulama dan umara adalah kunci agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya benar secara administratif, tetapi juga membawa kemaslahatan dan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pendidikan: Memperkuat pesantren untuk melahirkan generasi cerdas dan berakhlakul karimah.
Ekonomi: Pemberdayaan koperasi dan UMKM Nahdliyin guna meningkatkan kemandirian warga.
Sosial: NU diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
Kepala Dinas P3AP2AKB dan Kepala Badan Pendapatan Daerah.
Pimpinan Kecamatan Umpu Semenguk.
Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan beserta jajaran Dharma Wanita Persatuan.
Jajaran Pengurus Cabang NU Kabupaten Way Kanan dan masyarakat setempat.
Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai pemantik semangat dalam berkhidmat kepada agama dan bangsa, demi mewujudkan Kabupaten Way Kanan yang lebih religius dan kondusif.






