Mesuji.Fakta62.info- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026 Tim satgas pangan Polres Mesuji bersama Bapanas (Badan Pangan Nasional) RI dan Pemkab Mesuji melakukan inspeksi pengecekan harga pangan di Pasar Simpang Pematang Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji. Sabtu (07/02/26)
Dalam giat dihadiri Tim Bapanas RI, Kapolres Mesuji diwakili Kanit Kanit Tipidter IPDA Yudha Ageng S.Tr.K, Satgas Pangan Kabupaten Mesuji dan Stakeholder terkait.
Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menjelaskan kegiatan dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pedagang di lapangan.
"Pengecekan Satgas Saber (Sapu Bersih) dilakukan jika ada pelanggaran harga mutu dan keamanan Bapanas terkait Harga Sembako di Kabupaten Mesuji," ucapnya
Adapun harga yang dilakukan pengecekan meliputi Beras Lokal, Beras Medium, Beras Premium, Minyak Goreng Premium, Minyak Goreng Medium, Minyak Goreng Curah, Cabai Rawit Merah, Cabai Rawit hijau, Cabai Merah Kriting, Telur Ayam Ras, Telur Bebek, Telur Ayam Kampung, Bawang Putih, Bawang Merah, Gula Kemasan, Gula Eceran, Tepung terigu kemasan, Daging Sapi, Daging Kambing, Daging Ayam Broiler dan Daging Ayam Kampung. terang AKBP Firdaus
"Dari hasil pengecekan yang dilakukan satgas pangan Kab. Mesuji dan stakeholder terkait semua bahan pokok masih dalam kategori normal dan sesuai harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah, " jelasnya
Tujuan dilakukan pengecekan Adalah guna mengawasi terkait harga komoditas pangan dan mendata setiap harga bahan pokok pada para pedagang menjelang bulan suci Ramadhan.
"Kedepannya dari satgas pangan Polres Mesuji akan melakukan pengecekan secara rutin untuk menjaga kestabilan harga komoditas pangan dan mengimbau kepada pedagang agar tidak menjual bahan pokok melebihi HET." tegasnya.
Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat itu berharap menjelang bulan suci Ramadhan dan sampai menjelang Lebaran Idul fitri 2026 harga bahan pangan di Kabupaten Mesuji dapat stabil sesuai aturan dari pemerintah pusat, sehingga Kabupaten Mesuji tidak terjadi kelangkaan bahan pokok. Pungkasnya





