Kegiatan pengamanan ini dilakukan setelah Tim Resmob menerima informasi terbaru mengenai situasi kamtibmas di lokasi kejadian. Langkah back up ke Polresta Manado dilakukan sebagai upaya untuk menenangkan masyarakat serta memperkuat langkah kepolisian dalam melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku tarkam.
Peristiwa tarkam tersebut terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 7–8 Februari 2026, mulai pukul 23.00 WITA hingga sekitar pukul 04.00 WITA. Aparat kepolisian bergerak cepat guna mencegah meluasnya konflik dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan di wilayah tersebut.
Kegiatan back up pengamanan di Polresta Manado dipimpin langsung oleh Kepala Tim Resmob, Ipda Rivo Wowiling, didampingi Wakil Kepala Tim, Ipda Andros Geraldo Hiinur, bersama anggota Resmob yang memback up jajaran Polresta Manado di lapangan.
Tim Resmob bersama Polresta Manado terus melakukan penyisiran serta pengembangan informasi guna mengidentifikasi dan memburu para terduga pelaku yang terlibat dalam aksi tarkam tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta segera melaporkan apabila mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku.
#Resmob #Polda #Sulut
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Manado agar tetap kondusif pascakejadian tersebut.






