Lampung Tengah , Fakta62, info- Memasuki puncak arus balik Lebaran 1447 H yang diprediksi berlangsung hingga 25 Maret 2026, Satlantas Polres Lampung Tengah, Polda Lampung tampil all out di lapangan.
Di tengah lonjakan kendaraan, personel disebar di titik rawan kemacetan, berjaga dan mengatur arus lalu lintas demi memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.
Sejak 22 Maret 2026, kepadatan mulai terasa. Petugas bergerak cepat, melakukan penguraian arus, pengalihan jalur, hingga pengaturan langsung di simpul-simpul padat.
Tim urai kemacetan pun diterjunkan, menyisir titik rawan dan bertindak cepat setiap ada potensi penumpukan.
Kasat Lantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA selaku Kasatgas III Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Krakatau 2026, mewakili Kapolres, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional untuk menghindari kemacetan panjang.
Selain itu, pengawasan juga diperkuat dengan CCTV dan drone guna memantau kondisi secara real-time.
Di lapangan, kehadiran personel benar-benar terasa, sigap, siaga, dan tanpa henti memastikan arus tetap bergerak.
“Kami di lapangan terus berupaya maksimal melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional guna mengurai kepadatan,” ujar Kasat Lantas saat memantau arus balik di gerbang tol Terbanggi Besar, pada Senin (23/3).
Masyarakat pun diimbau untuk tetap bersabar menghadapi kepadatan arus balik serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kepatuhan dan kerja sama dari seluruh pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran dan keselamatan bersama.
Selain itu, pengendara diminta memastikan kondisi fisik tetap prima, tidak memaksakan diri saat lelah, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
"Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Mudik Aman, Keluarga Bahagia," tandasnya. (Humas LT)





