Home
› Akurasi Berita
› Cek Fakta
› Dewan Pers
› Etika Jurnalistik
› Hukum
› Jejak Terkini
› Kritik Media
› Makassar
› Penghapusan Berita
› Polda Sulawesi Selatan
› Polemik Pers
› Profesionalisme Jurnalistik
› somasi
› Wartawati Rosmiani
Jejak Terkini Dihujani Kritik, Pemberitaan Tak Akurat hingga Berujung Penghapusan
Jejak Terkini Dihujani Kritik, Pemberitaan Tak Akurat hingga Berujung Penghapusan
Minggu, 05 April 2026
Last Updated
2026-04-07T09:13:06Z
Makassar, Fakta62.info-
Media online Jejak Terkini kembali menjadi sorotan publik dan sejumlah media setelah dinilai tidak profesional dalam menjalankan aktivitas jurnalistiknya.sorotan ini mencuat dugaan penghapusan berita yang sebelumnya telah dipublikasikan. Hal tersebut diperkuat dengan tangkapan layar yang menunjukkan halaman situs Jejak Terkini menampilkan “Error 404 Nothing Found”, yang menandakan berita tersebut sudah tidak dapat diakses, (5/4/2026).
Sebelumnya, berita tersebut berjudul “Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Perundungan, Wartawan di Sulsel Minta Keadilan” yang memuat nama wartawati Rosmiani. Namun, saat diakses kembali, halaman tersebut sudah tidak ditemukan.
Sejumlah media seperti GI Media Com, Ungkap Fakta, Fakta 62, Investigasi, dan Detikpk turut menyoroti kejadian ini. Mereka menilai bahwa penghapusan berita tanpa klarifikasi kepada publik merupakan tindakan yang tidak mencerminkan profesionalisme dalam dunia pers.
Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang beredar, pihak Jejak Terkini disebut telah meminta izin kepada salah satu pihak untuk menghapus berita tersebut. Namun, langkah itu dinilai tidak transparan karena tidak disampaikan kepada pihak lain yang turut terdampak atau berkepentingan, termasuk media-media yang ikut menyoroti pemberitaan tersebut seperti GI Media Com, Ungkap Fakta, Fakta 62, Investigasi, dan Detikpk.
Selain itu, media Jejak Terkini juga diduga kerap mempublikasikan pemberitaan tanpa konfirmasi yang memadai kepada pihak terkait, sehingga menimbulkan polemik.
Polemik tersebut bahkan disebut telah masuk ke ranah hukum. Berdasarkan informasi yang beredar, kasus ini telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan, termasuk ke bagian kriminal khusus, serta diadukan ke Dewan Pers. Pihak yang merasa dirugikan juga dikabarkan telah melayangkan somasi pertama dan akan menyusul somasi kedua melalui advokat atas dugaan pencemaran nama baik.
Di sisi lain, keputusan internal Jejak Terkini juga menjadi perhatian setelah wartawati Rosmiani dikabarkan dikeluarkan. Langkah ini memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan publik dan insan pers.
“Ada indikasi ketidakkonsistenan dalam pengelolaan redaksi. Ketika berita dipublikasikan namun kemudian dihapus, dan wartawan justru dikeluarkan, hal ini menimbulkan kesan adanya upaya menghindari tanggung jawab,” ungkap salah satu sumber.
Sejumlah pihak menilai bahwa dalam dunia pers, akurasi, konfirmasi, dan tanggung jawab adalah prinsip utama. Media yang mengabaikan hal tersebut berpotensi kehilangan kepercayaan publik.dengan adanya bukti tangkapan layar serta sorotan dari berbagai media, diharapkan kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh insan pers untuk lebih menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga kredibilitas dalam setiap pemberitaan.
Penulis"(Kul indah)
Akurasi Berita
Cek Fakta
Dewan Pers
Etika Jurnalistik
Hukum
Jejak Terkini
Kritik Media
Makassar
Penghapusan Berita
Polda Sulawesi Selatan
Polemik Pers
Profesionalisme Jurnalistik
somasi
Wartawati Rosmiani
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 resmi memasuki taha...
-
SOFIFI, Fakta62.info- Persoalan pembayaran hak tenaga kesehatan di RSUD Sofifi kembali menjadi sorotan. Sejumlah informasi yang ...
-
HALMAHERA SELATAN, FAKTA62.info- Dugaan adanya siswa kelas 1 SMP Negeri 70 Halmahera Selatan yang mengonsumsi minuman keras (mir...



