luwu utara,- Fakta 62 – smk negeri 6 luwu utara yang beralamat di kabupaten luwu utara, sulawesi selatan, kini terus menunjukkan kemajuan pesat. Berdasarkan penjelasan kepala sekolah, usman s,pd., m.pd., sekolah kejuruan yang dulunya berstatus terakreditasi c, kini telah berhasil meraih peringkat akreditasi a, bukti nyata peningkatan mutu dan kualitas pendidikannya.
Ditemui di ruang kerjanya, kamis, usman menjelaskan bahwa saat ini smk negeri 6 luwu utara membuka dan melayani empat jurusan utama, yaitu: teknik kendaraan ringan, teknik instalasi tenaga listrik, teknik komputer dan jaringan, serta manajemen perkantoran. Secara keseluruhan terdapat 12 rombongan belajar, dengan jumlah peserta didik mencapai 216 orang, serta didukung oleh 31 tenaga pendidik dan sejumlah tenaga kependidikan, termasuk satu tenaga teknis berstatus pppk.
Di antara keempat jurusan tersebut, jurusan teknik kendaraan ringan tercatat sebagai yang paling banyak diminati oleh calon siswa. “memang paling banyak peminatnya jurusan teknik kendaraan ringan, kebetulan saya sendiri pun berlatar belakang keahlian otomotif, sehingga saya terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan ini,” ungkap usman.
Sementara itu, untuk jurusan teknik instalasi tenaga listrik, saat ini jumlah peminatnya masih terbilang lebih sedikit. Oleh karena itu, pihak sekolah telah menyusun sejumlah rencana dan strategi untuk menarik minat lebih banyak siswa. “kami berusaha memperkenalkan bahwa jurusan ini tidak hanya terbuka untuk bekerja di perusahaan listrik negara saja, namun peluang kerjanya sangat luas, mulai dari di atas kapal, industri, hingga berbagai bidang lain yang membutuhkan tenaga ahli kelistrikan,” jelasnya.(8/5/2026)
Usman menambahkan bahwa pihak sekolah pernah melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahaan otomotif ternama, suzuki. Namun rencana tersebut belum dapat dilanjutkan saat ini, mengingat adanya ketentuan sistem pembayaran yang belum sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku di lingkungan pendidikan. “kami belum melanjutkan kerja sama tersebut, namun kami tetap terus berusaha menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri yang lebih sesuai,” ujarnya.
Mengenai pelaksanaan praktik kerja lapangan (pkl), saat ini belum ada siswa yang melaksanakannya karena belum memasuki semester yang ditentukan. “pelaksanaan pkl baru akan dimulai pada bulan-bulan mendatang, nanti saat sudah memasuki jadwal semester yang telah ditetapkan,” tambahnya. Terkait imbalan selama menjalani pkl, usman menjelaskan bahwa ada tempat industri yang memberikan uang saku, namun ada pula yang hanya menyediakan makan dan tempat tinggal tanpa imbalan uang tambahan. Berbeda dengan yang berlaku di luar negeri, di indonesia belum ada ketentuan wajib pemberian upah bagi peserta pkl.
Salah satu keunggulan yang dibanggakan smk negeri 1 luwu utara adalah tingginya tingkat keberhasilan penempatan tamatan. Berdasarkan hasil pendataan atau penelusuran tamatan yang dilakukan, tercatat 100 persen lulusan yang tamat pada agustus 2023 lalu telah berhasil bekerja di berbagai bidang dan tempat. “kami sudah melakukan penelusuran terhadap seluruh tamatan, dan alhamdulillah semuanya sudah mendapatkan pekerjaan, tersebar di berbagai tempat, baik di lingkungan sekitar maupun hingga ke luar daerah,” tegasnya bangga.
Sebelum menjabat sebagai kepala sekolah di sini, usman telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Ia pernah bertugas di smk negeri 2 luwu utara, kemudian dipercaya memimpin smk negeri 8 babang, lalu dipindahkan ke bekasi. Di bawah kepemimpinannya, smk negeri 8 babang sempat mengalami kemajuan pesat hingga berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar 40 juta rupiah hanya dalam waktu beberapa bulan. “pimpinan dinas selalu menempatkan saya di posisi yang dinilai mampu mengembangkan sekolah, dan saya terus berupaya memajukan setiap tempat saya bertugas,” ceritanya.
Untuk tahun 2026 ini, smk negeri 6 luwu utara bahkan telah masuk dalam daftar nominasi penerima penghargaan, sebagai bukti semakin diakuinya prestasi dan kemajuan yang telah diraih. Usman bertekad terus membenahi segala aspek, mulai dari sarana prasarana, kualitas pengajaran, hingga perluasan kerja sama dengan dunia industri, agar smk negeri 6 luwu utara semakin kokoh menjadi pusat pendidikan kejuruan yang andal dan melahirkan tenaga kerja terampil yang siap bersaing.
Penulis: (Kul indah)





