Misteri kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa pengendara roda dua Novan Riadi (12)di Jalan Lintas Kuala Kurun - Palangka Raya, Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya akhirnya memasuki babak baru saat olah TKP tempat kejadian perkara Selasa (28/7/2026)
Peristiwa yang terjadi pada 19 Juni 2026 itu kini ditangani serius oleh Satlantas Polres Gunung Mas dengan mengerahkan teknologi canggih berbasis pemindaian 3 Dimensi (3D)
Olah TKP Pakai Teknologi 3D Scanner
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah anggota Satlantas Polres Gunung Mas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian.
Tidak hanya olah TKP biasa, polisi kini menggunakan teknologi pemindaian 3D untuk membongkar secara detail kronologi kecelakaan.
Teknologi ini diharapkan mampu merekonstruksi kejadian secara akurat, mulai dari titik benturan, posisi kendaraan, hingga kemungkinan adanya unsur kelalaian atau kesengajaan.
Korban Bocah 12 Tahun, Warga Tuntut Kejelasan
Novan Riadi diketahui merupakan seorang bocah berusia 12 tahun. Kasus ini sempat menjadi sorotan karena minimnya informasi perkembangan dari pihak kepolisian.
Keluarga korban bahkan sebelumnya telah menyerahkan penanganan perkara ini ke Ditlantas Polda Kalteng karena menilai penanganan di tingkat Polres belum menunjukkan perkembangan.
Tampak dalam rekaman, petugas kepolisian berjalan kaki menyusuri jalan lintas yang dikelilingi hutan dan perkebunan. Beberapa mobil dinas dengan tulisan "POLISI" dan "SATLANTAS" juga terparkir di lokasi. Petugas terlihat berdiskusi dan melakukan pengukuran di beberapa titik jalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi terkait hasil sementara dari pemindaian 3D tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut keselamatan anak di jalan raya dan transparansi proses hukum. FAKTA62.INFO akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini.(Ktg)






