Home
› Kejadian
› Kejahatan
› Kriminal
› Mesuji
› Pembunuhan
› Penusukan
› Polres Mesuji
› Register 45
Korban Penusukan di Pemukiman Paguyuban Register 45 Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Kapolres Mesuji
Korban Penusukan di Pemukiman Paguyuban Register 45 Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Kapolres Mesuji
Minggu, 16 Agustus 2026
Last Updated
2026-08-18T03:04:53Z
Mesuji, Fakta62.info-
Telah terjadi Kasus Tindak Pidana Penusukan di pemukiman Paguyuban Register 45 Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji, yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Peristiwa penusukan itu menimpa korban Lison Warga Pemukiman Paguyuban Register 45 yang dilakukan oleh Pelaku Berinisial KM sesama warga di pemukiman tersebut. Peristiwa terjadi pada Hari Sabtu Tanggal 15 Agustus 2026 sekira Pukul 21.30 Wib di rumah salah satu warga bernama Marila.
Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik., M.H., membenarkan terkait peristiwa yang terjadi tersebut.
"Memang benar semalam sekira Pukul 21.30 Wib telah terjadi peristiwa penusukan di pemukiman Paguyuban Register 45, dan korban meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," jelasnya. Minggu (16/08)26)
Lebih lanjut, diduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah saat akan di bawa ke Rumah Sakit, untuk hasil pemeriksaan saksi sementara motif pelaku melakukan penusukan karena korban memanggil adik pelaku.
"Saat ini Anggota telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari para saksi. Untuk pelaku masih dalam pengejaran Anggota Sat Reskrim Polres Mesuji, karena pelaku melarikan diri setelah melakukan penusukan itu," Ungkap AKBP Firdaus.
Kronologis kejadian bermula, Ungkap Kapolres, sekira Pukul 20.30 Wib Supri baru sampai dirumah pulang dari bekerja, akan tetapi dirinya di marahi ibunya yang bernama Marila karena pulang larut malam, kemudian Supri berusaha menjelaskan bahwa “menunggu gajian dan diajak makan ditempat bosnya”.
"Akan tetapi ibu Supri tetap tidak percaya, lalu Supri berkata "jika tidak percaya saya panggil mang Lison," Supri pun langsung mendatangi korban untuk diajak kerumahnya, guna menjelaskan bahwa dirinya tidak berbohong, dia pulang malam karena masih nunggu bayaran cabut singkong dan diajak makan oleh bosnya." Terangnya
Selanjutnya korban bersama Supri menuju ke rumah Supri dengan mengendarai motor masing masing, karena motor supri sering macet maka korban berangkat lebih dulu. Saat korban sampai dirumah Supri, korban bertemu pelaku yang merupakan besan korban dan kakak dari marila yang sedang berada didepan rumah.
Lalu korban memanggil Marila, Marila pun menjawab dari dalam rumah ”sabar mang aku lagi nyusuin anak aku”, saat Marila masih didalam rumah dia mendengar pelaku bertanya dengan korban “kenapa kamu cari adik aku?” korbanpun menjawab "aku mau jelasin ke Marila bahwa belum totalan," imbuh mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat
Tidak berselang lama Marila mendengar korban memanggil “tolong aku Mar aku di tujah KM” seketika Marila keluar dari rumah, saat akan keluar pelaku berusaha menghalangi dan menjalar kepalanya dengan berkata “jangan kamu tolong nanti saya bunuh juga kamu”.
Akan tetapi Marila tidak menghiraukannya dia tetap menolong korban, dan korban berkata dengan Marila sambil menunjuk dada sebelah kiri yang sudah tertusuk, kemudian Marila berkata dengan korban “saya gak bisa bawa motor mang, saya gabisa nolongnya nunggu supri saja”.
Selang beberapa waktu Supri datang dan saat lampu yang dikendarai oleh supri terlihat pelaku melarikan diri. Lalu Supri membawa korban untuk diobati, dan saat diperjalanan korban berkata kepada Supri “saya sudah gak kuat lagi pri” dan korban terjatuh dari motor. Karena Supri tidak bisa membawa korban sendirian akhirnya korban di tinggal di jalan dan Supri mendatangi keluarga korban untuk meminta bantuan membawa korban untuk di bawa berobat, akan tetapi saat Supri dan keluarga korban sampai di tempat, korban sudah meninggal dunia. Pungkasnya.
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
KERINCI, Fakta62.info- Proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 resmi memasuki taha...
-
ROKAN HILIR, Fakta62.info- Unit Reskrim Polsek Kubu berhasil melakukan penangkapan sekaligus mengamankan empat orang tersangka d...
-
SUNGAI PENUH, Fakta62.info- Tim Penasehat Hukum mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Sungai Penuh berinisial LP, me...
-
SOFIFI, Fakta62.info- Persoalan pembayaran hak tenaga kesehatan di RSUD Sofifi kembali menjadi sorotan. Sejumlah informasi yang ...



