LABUHANBATU, Fakta62.Info-
Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labuhanbatu kembali mencatatkan keberhasilan memutus rantai peredaran gelap. Berdasarkan laporan warga, tim yang dipimpin Kanit I Satres Narkoba IPDA Sastrawan Ginting berhasil menangkap pengedar dan menyita barang bukti sabu seberat total 3,64 gram bruto di Jalan Krisno Gang Rezeki, Kecamatan Rantau Utara, Jumat (31/7/2026) sore.
KRONOLOGIS PENANGKAPAN
Kasus bermula saat tim menerima informasi warga mengenai dugaan transaksi narkoba yang sering terjadi di sebuah rumah lokasi tersebut. Tim segera turun melakukan penyelidikan, dan melihat pelaku dengan gelagat mencurigakan.
Saat diamankan, ditemukan 1,07 gram sabu di saku celana kanan pelaku. Penggeledahan lanjutan di dalam kamar rumah tersebut berhasil menemukan lagi 2,57 gram sabu beserta peralatan lengkap transaksi.
Pelaku yang diamankan adalah Akmal Hamid Nasution alias Lapok (25 tahun), warga lokasi setempat. Berdasarkan pengakuan pelaku, barang tersebut miliknya untuk dijual kembali dan didapatkan dari sosok berinisial SG yang saat ini sedang dalam pengembangan penyelidikan.
BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN:
✅ Total sabu seberat 3,64 gram bruto
✅ Plastik klip kosong siap pakai
✅ Dua buah dompet
✅ Alat pemakaian
✅ Uang tunai hasil transaksi sebesar Rp600.000,-
KOMITMEN TEGAS PIMPINAN: TIDAK ADA TEMPAT BAGI PENGEDAR DI TENGAH MASYARAKAT
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan ketelitian tim:
"Kehadiran narkoba di tengah pemukiman warga adalah ancaman nyata bagi masa depan anak-anak kita. Terima kasih kepada warga yang berani melapor, dan saya perintahkan jajaran untuk terus bertindak cepat. Siapa pun yang berani menjual narkoba di wilayah Labuhanbatu, kami pastikan akan kami tangkap dan proses hukum seberat-beratnya."
Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H. menegaskan kasus ini akan dikembangkan sampai tuntas:
"Kami tidak hanya puas menangkap pelaku di lapisan bawah. Kami akan terus telusuri siapa sosok SG di balik pasokan ini, sampai rantai peredarannya putus total. Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami."
LANGKAH SELANJUTNYA
Pihak kepolisian kini sedang memeriksa tersangka dan saksi, mengirimkan barang bukti ke Laboratorium Forensik, melengkapi berkas perkara, serta mengintensifkan penelusuran untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Sy





