AHY Mengeluarkan Suara Lantang Ditengah Politisi Jaim
Sabtu, 18 Maret 2023
Last Updated
2023-03-18T05:16:09Z
BeritaIndo.Online - Sebagai seorang politisi, panggung politik adalah sesuatu yang selalu diincar untuk mendapatkan atensi publik, citra dan sintemen yang positif serta memperluas dukungan publik.
Secara khusus pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah akan senantiasa menciptakan dan memanfaatkan setiap momentum sebagai panggung politik untuk menunjukkan kelemahan dan kekurangan pemerintah dan mencoba menawarkan jalan politik lain sebagai alternatif yang lebih realistis.
Namun sangat disayangkan empat tahun terakhir posisi partai oposisi dalam dinamika politik nasional bisa dikatakan sangat lemah, tidak maksimal atau bahkan sedang mati suri. Para politisi cenderung mencari posisi yang lebih aman dan nyaman, sehingga suara oposisi justru lebih lantang muncul dari jalur ekstra parlemen, baik dari siswa STM, mahasiswa, buruh, aktivis pro-demokrasi dan lain-lain.
Dalam kerangka ini dan dikaitkan dengan momentum politik jelang Pemilu 2024 pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yhudhoyono (AHY) bisa dimaknai setidaknya ke dalam empat argumen utama.
Pertama: mempertegas posisi Partai Demokrat sebagai partai oposisi. Kritik keras yang disampaikan AHY di dalam pidato politiknya ini menyasar berbagai sektor mulai dari ekonomi hingga sektor pangan dan menyinggung ketidakkeberpihakan pemerintah pada “rakyat kecil”.
Singkat kata, di mata Partai Demokrat, ada masalah serius dalam pengelolaan pemerintahan saat ini yang berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Sikap kritis Partai Demokrat ini adalah upaya mengisi ruang kosong, di mana suara keras dan lantang partai oposisi kembali bergema dan dapat dipastikan akan mengusik berbagai kelompok yang selama ini terlena menikmati kekuasaan.
Sikap partai Demokrat ini merupakan pilihan paling rasional untuk menyongsong Pemilu 2024, menunjukkan garis pembeda dengan partai lainnya.
Kedua: Personifikasi gerakan perubahan ke dalam diri AHY. Sebagai salah satu partai yang tergabung dalam barisan koalisi perubahan, Partai Demokrat ingin menunjukkan sikap embarkasi yang lebih jelas dan tegas mengusung nilai-nilai perubahan.
Sikap ini belum dinyatakan secara terang-terangan oleh PKS, apalagi oleh Partai Nasdem yang sampai hari ini masih berada dalam barisan partai pendukung pemerintah.
Di satu sisi, situasi ini membuat Partai Demokrat menjadi geregetan karena ketidakjelasan posisi. Namun di sisi lain, ini adalah kesempatan yang tepat untuk menunjukkan jati diri yang lebih tegas dan berani sehingga publik sendiri nanti yang akan menilai.
Dengan kata lain, ini adalah keuntungan bagi Partai Demokrat dan AHY secara personal, memperjelas posisi sejak awal sehingga simbol perubahan akan tergambar pada sosok AHY.
Ketiga: Menaikkan daya tawar AHY. Tampilnya AHY dengan berbagai narasi oposisi dan kritik pemerintah secara tidak langsung akan menaikkan daya tawar AHY sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden yang pantas mendampingi Anies Rasyid Baswedan. Karena dengan cara ini AHY akan diuji atas setiap argumentasinya, sehingga secara tidak langsung akan membuka level kualitas dan kapasitas AHY secara personal.
Hal ini penting untuk menguji berbagai kriteria calon yang diinginkan oleh Anies sebagai pendampingnya. Dengan kata lain, Partai Demokrat sedang menunjukkan kualitas dan kapasitas cawapres yang mereka ajukan dan mengirim pesan kepada partai politik di “koalisi perubahan” untuk melakukan hal yang sama atau setidaknya kalau punya kandidat, mari kita uji.
Dengan demikian, AHY dianggap sosok yang paling representatif dan tepat mengisi posisi cawapres sebagai wajah “perubahan”.
Keempat: Rebranding partai. Pernyataan paling mengejutkan dari AHY dalam pidatonya terutama bagi partai yang selama ini menggunakan tagline "partai wong cilik" tentu akan sangat terusik.
Bagaimana tidak, AHY secara lantang mengatakan pemerintah saat ini tidak berpihak pada "wong cilik" padahal partai pengusung utamanya adalah partai "wong cilik".
Keberpihakan terhadap "wong cilik" ini menjadi salah satu poin utama yang perlu digarisbawahi dalam pidato ini.
Jika Partai Demokrat serius menggarap isu ini, maka ini adalah momentum dan pesan yang sangat jelas bahwa partai Demokrat sedang bekerja keras memperluas basis dukungannya untuk memperbesar peluang meraih dukungan segmen pemilih yang lebih luas pada pemilu 2024 mendatang.
Sumber; Gelora.com
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Way Kanan, Fakta62.info- Jajaran Polres Way Kanan berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Narkotika di sebuah cafe remang-remang atau...
-
Way Kanan, Fakta62.info- Dalam rangka meningkatkan disiplin serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, Polres Way Kanan bersama jajara...
-
KERINCI, Fakta62.info- Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kerinc...
-
ROKAN HILIR, Fakta62.info- Unit Reskrim Polsek Kubu berhasil melakukan penangkapan sekaligus mengamankan empat orang tersangka d...




