Home
› Bayung Lencir
› Kaliberau
› Kapolsek Bayung Lencir
› Korban
› POSE RI
› Sumur Minyak ILegal
› Terpapar Gas Dari Sumur Ilegal
Lansia di Kaliberau Diduga Terpapar Gas dari Sumur Minyak Ilegal, Dilarikan ke RSUD Bayung Lencir
Lansia di Kaliberau Diduga Terpapar Gas dari Sumur Minyak Ilegal, Dilarikan ke RSUD Bayung Lencir

Sabtu, 28 Juni 2025
Last Updated
2025-06-28T07:43:38Z
Fakta62.info
Saidah (73), seorang warga setempat, harus dilarikan ke RSUD Bayung Lencir setelah mendadak tak sadarkan diri akibat semburan gas bercampur lumpur dari sumur minyak ilegal yang beroperasi dekat rumahnya. Insiden ini terjadi sesaat setelah sumur tersebut sempat viral karena semburan gas bertekanan tinggi.
Mulyadi anak korban mengungkapkan bahwa, ibunya mengalami peningkatan drastis tekanan darah hingga 240 mmHg dan sempat pingsan akibat kerasnya suara semburan.
"Ibu saya terkejut akibat suara keras semburan gas dari sumur minyak, mungkin karena faktor usia tekanan darahnya tiba-tiba naik, dan sempat pingsan," ujarnya.
Saidah kini harus menjalani rawat inap di RSUD Bayung Lencir selama tiga hari untuk perawatan intensif.
Keterangan yang dilontarkan oleh Mulyadi secara telak sudah membantah klaim Kepala Desa (Kades) Kaliberau yang sebelumnya diberitakan mediahumaspolri.com, bahwa tidak ada pencemaran lingkungan dan warga tidak mengeluhkan dampak pengeboran minyak ilegal.
"Saya sudah melaporkan masalah yang dialami ibu saya ke Kades, bahkan beliau sempat berjanji akan membantu biaya pengobatan. Ironisnya, jangankan membantu, namun sang Kades malah menyatakan ke media bahwa, tidak ada warga yang mengeluh terkait aktivitas tambang minyak ilegal tersebut. Apakah harus timbul korban meninggal dunia dulu?" tukas Mulyadi dengan nada kecewa.
Laporan serupa juga datang dari beberapa warga lain yang merasakan pusing dan muntah-muntah setelah mendekati lokasi sumur sebelum ditutup. Tim investigasi juga menemukan fakta mencengangkan di lokasi, terutama di dekat Masjid di RT 07.
Sungai yang disebut tidak tercemar oleh mediahumaspolri.com, nyatanya terlihat sangat keruh dan jelas terkontaminasi limbah pengeboran minyak yang langsung dialirkan ke sungai.
Kades dan Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai "Masuk Angin" POSE RI menuntut tindakan tegas.
Desri Nago, SH selaku Ketua Umum LSM POSE RI, dengan tegas mengkritik sikap Kades Kaliberau dan APH khususnya Polsek Bayung Lencir yang dinilai "buta mata dan buta hati".
Desri juga menyayangkan bahwa sudah ada korban, namun masih saja dibantah adanya pencemaran.
"Jangan buta mata dan buta hati, sudah ada masyarakat jadi korban, malah membantah adanya pencemaran. APH juga sangat jelas 'masuk angin', semburan lumpur dan gas yang diduga mengandung zat beracun malah disebut hanya air asin saja," ujar Desri geram.
POSE RI berkomitmen untuk terus menyuarakan kebenaran demi tegaknya keadilan bagi masyarakat.
Lebih lanjut Desri menegaskan, bahwa pihaknya akan kembali menggelar unjuk rasa menuntut agar seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan sumur tua dan pengeboran minyak ilegal di Kaliberau segera diproses hukum.
"Masyarakat di sana tidak ada tempat mengadu lagi, Kades dan APH sudah masuk angin semua," tegasnya.
POSE RI mendesak Kapolda Sumsel untuk segera mencopot Kapolsek Bayung Lencir dari jabatannya, menilai adanya kelalaian dalam menjaga kondusifitas wilayah hingga menyebabkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan.
"Kami POSE RI menuntut agar pemilik sumur, pemilik lahan, dan para pemodal yang terlibat dalam aktivitas ilegal ini segera ditangkap dan diproses secara hukum," pungkasnya.
( Ly / rilis )
Bayung Lencir
Kaliberau
Kapolsek Bayung Lencir
Korban
POSE RI
Sumur Minyak ILegal
Terpapar Gas Dari Sumur Ilegal
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...




