Menariknya keterlibatan Herman Fu juga sudah diungkap para bos alat berat kepada satgas dan penyidik Kejati , puncaknya Herman Fu kini harus mondar mandir menjalani pemeriksaan di Kejati , namun dari kabar liputan Babel pos peroleh, Herman Fu masih terus mengelak dugaan keterlibatannya itu.
Kepada tim awak media , salah satu bos alat berat berinisial K als S , mengungkapkan nama Herman Fu akrab di telinga masyarakat penambang Lubuk , terlebih para pemilik alat alat berat Bangka Tengah dan Bangka Selatan.
"Intinya siapa saja tahu 2 lokasi Nadi dan Sarang Ikan yang diamankan oleh satgas , itu adalah milik Herman Fu , kami gak usah pura pura gak tau siapa Bosnya Jujur saja siapa tahu , jadi wajar kalau dia (Herman Fu red) yang menjadi sorotan media," ungkap K.
Di lapangan dalam eksploitasi Herman Fu hanya sekali kali muncul , dia memiliki kaki tangan di lapangan , mulai dari oknum aparat hingga oknum wartawan , oknum oknum itulah yang kemudian memiliki tanggung jawab pekerjaan ilegal itu , mulai dari pengurusan pekerja alat berat , teknis eksploitasi timah , pengumpulan hasil hingga keamanan.
Tim fakta62 & jurnalisme Info , akan mengawal terus sampai persidangan kasus ini , jangan sampai tidak ada sanksi pidana , karena sudah jelas Herman Fu bersalah , karena bekerja didaerah kawasan Hutan yang tidak boleh di tambang , kami berharap kepada para penegak keadilan dan penegak Hukum , agar Herman Fu di beri sanksi yang seberat beratnya berdasarkan UU yang berlaku di Negara Indonesia.
Fakta62 ( Toro )





