KERINCI, FAKTA62.INFO–
Komandan Kodim (Dandim) 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Budiarto, S.I.P., M.I.P., bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si., turun tangan meninjau langsung kondisi krusial banjir yang melanda Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati VII, Kerinci, pada hari Jumat, 28 November 2025.
Kunjungan kolaboratif ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Daerah dan unsur TNI terhadap intensitas curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan signifikan dari Sungai Batang Merao. Desa Lubuk Suli merupakan salah satu titik terparah yang kembali terendam.
Tujuan utama peninjauan ini adalah memetakan kerusakan, memastikan kesiapsiagaan Tim Satgas gabungan di lapangan, dan mengevaluasi kebutuhan darurat masyarakat yang terdampak.
Data yang dihimpun di lokasi menunjukkan, sejumlah ruas jalan utama dan puluhan unit rumah warga di area bantaran sungai tergenang air dengan ketinggian bervariasi, mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Menanggapi situasi ini, Dandim Eko Budiarto memastikan bahwa bantuan logistik dan evakuasi segera disalurkan.
"Kami menjamin masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian penuh dan bantuan yang diperlukan. Kami telah mengecek kesiapan seluruh anggota, termasuk untuk evakuasi, pendirian dapur umum, dan distribusi logistik," tegas Letkol Eko Budiarto.
Saat ini, sinergi intensif antara Kodim 0417/Kerinci, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus berlangsung. Upaya difokuskan pada penyediaan posko pengungsian darurat, penyaluran bantuan esensial, dan layanan kesehatan cepat untuk menanggulangi potensi munculnya penyakit pascabanjir.
Meski debit air dilaporkan mulai surut, Bupati Monadi mengimbau warga tetap berada dalam kondisi siaga.
"Kami meminta warga untuk tidak lengah. Segera laporkan setiap perkembangan situasi dan kebutuhan kepada Babinsa atau aparat desa terdekat, agar tim tanggap darurat dapat bergerak dengan cepat dan tepat," tutup Bupati.
(S boy)








