Krisis lingkungan yang melanda Danau Kerinci pasca beroperasinya empat turbin PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) kini memasuki babak baru. Ketegangan memuncak setelah serangkaian pertemuan antara pihak perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dinilai tidak memberikan solusi konkret atas lumpuhnya ekonomi warga serta ketidakjelasan kontribusi daerah.
Home
› Berita Kerinci
› Daerah
› DPRD
› Ekonomi Daerah
› Energi
› Kebijakan publik
› Komfilik Lingkungan
› Lingkungan Hidup
› Pemerintahan
› Tambang
Danau Kerinci Menyusut, Aktivis Desak Bupati dan DPRD Berhenti Jadi Penonton
Danau Kerinci Menyusut, Aktivis Desak Bupati dan DPRD Berhenti Jadi Penonton

Jumat, 06 Februari 2026
Last Updated
2026-02-07T02:51:29Z
Gugatan Transparansi PAD: "Siapa yang Diuntungkan?"
Dalam forum coffee morning yang digelar di Hotel Mahkota, Kota Sungai Penuh pada Kamis (5/2/2026), aktivis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat melontarkan kritik keras terkait transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sorotan tajam tertuju pada pembagian hasil Pajak Air Permukaan (PAP) termasuk air yang digunakan untuk kebutuhan mendasar seperti konsumsi dan mandi serta pajak kendaraan alat berat.
Aktivis mengungkapkan kekecewaannya karena pajak-pajak tersebut disinyalir mengalir langsung ke kas Pemerintah Provinsi, sementara Kabupaten Kerinci sebagai daerah terdampak dianggap hanya mendapatkan beban kerusakan lingkungan.
"Pihak berwenang, termasuk Bupati Kerinci, Monadi, dan DPRD harus transparan terhadap hajat hidup orang banyak. Legitimasi kedudukan pejabat publik ada pada kepercayaan rakyat, jangan hanya duduk di kursi empuk sementara rakyat menderita," tegas salah satu perwakilan aktivis di lokasi. Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT KMH yang dipimpin oleh Asrori belum memberikan rincian angka pasti mengenai besaran kontribusi PAD khusus bagi Kabupaten Kerinci.
Data Teknis vs Realita Ekologis Lapangan
Berdasarkan dokumen teknis Regulating Weir (Bendung Pengatur) yang dipaparkan perusahaan, PT KMH memiliki parameter elevasi operasional sebagai berikut:
* Elevasi Operasional Minimum: Batas normal ditetapkan pada level 782,80 meter dan batas ekstrem pada 782,50 meter.
* Volume Penyimpanan Aktif: Mencapai 68,92 juta m^3 pada periode Juni-September guna menunjang operasional turbin.
* Full Supply Level (F.S.L): Berada pada elevasi 784,20 meter di musim puncak.
Namun, data tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang disampaikan oleh Ruslan, Ketua LSM Cakrawala. Ruslan memaparkan bahwa untuk menggerakkan turbin berkapasitas 350 MW dibutuhkan aliran air sekitar 100 meter kubik per detik atau setara 320 juta liter per jam.
"Penyusutan luar biasa ini adalah catatan merah. Ekonomi nelayan nyaris lumpuh total, lingkungan rusak, dan ekosistem terganggu. Kami butuh langkah nyata, bukan sekadar pemaparan teknis yang tidak berpihak pada rakyat," tegas Ruslan.
Menanggapi tekanan publik, Wakil Ketua DPRD Kerinci, H. Boy Edwar, M.M., bersama anggota Komisi III, Maskur, berjanji akan segera melakukan investigasi lapangan bersama Bupati Kerinci untuk memverifikasi data perusahaan dengan kondisi rill di lapangan.
"DPRD harus bertanggung jawab dalam sistem pengawasan. Kami akan turun untuk melihat fakta dan mencari jalan keluar agar tidak ada pihak yang dirugikan, terutama masyarakat kecil," ujar Boy Edwar.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat yang terdampak di seputaran Danau Kerinci masih menunggu komitmen tertulis dan kebijakan nyata dari pihak PT KMH dan pemerintah daerah agar krisis lingkungan serta ekonomi di kawasan ikon pariwisata Jambi ini tidak menjadi bencana yang berkepanjangan.
(S boy)
Berita Kerinci
Daerah
DPRD
Ekonomi Daerah
Energi
Kebijakan publik
Komfilik Lingkungan
Lingkungan Hidup
Pemerintahan
Tambang
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...





