Tulang Bawang Barat.Fakta62.info- Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Tubaba Polda Lampung melaksanakan bakti sosial pembersihan sampah plastik di Lingkungan Tempat Wisata Islamic Center Kec. Tulang Bawang Tengah Kab.Tulang Bawang Barat, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam merawat lingkungan publik yang menjadi denyut aktivitas ekonomi dan sosial warga masyarakat, Kamis (05/02/2026)
Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Intelkam Akp Ferry Yuliansyah, S.Sos., M.M. pimpin langsung kegiatan bersama bersama jajaran personel Sat Intelkam menegaskan, bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan implementasi konkret arahan Presiden dalam mendorong Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Bersih, dan Indah, sekaligus perwujudan tanggung jawab negara dalam menjamin lingkungan hidup yang layak bagi masyarakat.
“Lingkungan Tempat Wisata Islamic Center adalah ruang publik strategis, Negara tidak boleh absen ketika lingkungan publik menghadapi persoalan sampah. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab sekaligus keteladanan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebersihan lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan ketertiban sosial, kesehatan masyarakat, dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran sosial.
“Lingkungan yang bersih mencerminkan tata kelola yang baik. Ketika ruang publik terawat, rasa aman, nyaman, dan tertib akan tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Akp Ferry Yuliansyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku aktivitas Islamic Center, serta pengunjung
Lingkungan Tempat Wisata Islamic Center untuk mengambil peran aktif menjaga kebersihan, khususnya dengan menghentikan kebiasaan membuang sampah plastik sembarangan.
"Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran jangka panjang, terutama di kalangan generasi muda dan mahasiswa, agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya bersama. “Negara bisa memulai, tetapi keberlanjutan hanya akan tercapai jika masyarakat ikut bergerak. Perubahan besar selalu berawal dari kepatuhan terhadap hal-hal kecil,” pungkasnya *(humas_tubaba)*





