Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung Buka Suara: Video Beredar Medsos Dimanipulasi, Tujuan Awal Promosikan Wisata Lumbu Utara

SINAR
Rabu, 18 Maret 2026
Last Updated 2026-03-18T04:07:11Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN KEGIATAN ANDA/ORGANISASI/POLITIK DILIPUT??


Labura, Fakta62.Info-

IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., telah memberikan klarifikasi resmi terkait video yang viral di media sosial dan menyajikan narasi tidak benar mengenai dirinya. Dokter hukum yang juga menjabat sebagai perwira polisi ini menegaskan bahwa video aslinya dibuat dengan tujuan positif untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah.

 
Peristiwa yang tertangkap dalam video tersebut terjadi pada 10 Agustus 2025 di objek wisata Sungai “Gomara Swiss”, Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Saat itu, IPTU Dr. Iskandar sedang berlibur bersama keluarga dan aktif mendokumentasikan lokasi wisata untuk memperkenalkannya kepada masyarakat luas serta menarik minat wisatawan berkunjung.

 
“Kegiatan kami saat itu benar-benar untuk mendukung pengembangan pariwisata di sini. Saya melihat potensi besar di lokasi ini, jadi ingin membantu mempromosikannya agar lebih dikenal,” ujarnya.

 
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berinteraksi dengan Kepala Desa Simonis, Amrul Hajari Munthe, S.Sos.I. Saat berkeliling sekitar sungai, IPTU Dr. Iskandar melihat kepala desa sedang memakan buah lokal yang dikenal warga sebagai “buah ular”. Karena penasaran dan mengira buah tersebut beracun, ia kemudian mendokumentasikan penjelasan dari kepala desa yang menyatakan bahwa buah tersebut aman dikonsumsi dengan rasa menyerupai pinang atau kelat.

 
Namun sayangnya, video asli tersebut diambil dan dimanipulasi oleh akun media sosial bernama “Aki” pada 14 Maret 2026. Dalam versi yang diedit, ditambahkan tanda panah yang mengacu pada beberapa pengunjung di belakang kepala desa dengan narasi menyatakan mereka sebagai “bandar ilegal logging” – padahal orang-orang tersebut tidak dikenal oleh IPTU Dr. Iskandar.

 
Selain itu, video yang telah dimanipulasi juga digabungkan dengan potongan rekaman milik akun “Khoir Munthe” yang menampilkan truk bermuatan kayu, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah terdapat aktivitas ilegal di lokasi wisata. Padahal kedua konten tersebut tidak memiliki hubungan apapun dengan kegiatan yang dilakukan IPTU Dr. Iskandar saat berada di Sungai “Gomara Swiss”.

 
“Semoga dengan klarifikasi ini, masyarakat bisa memahami kejadian yang sebenarnya dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar atau telah dimanipulasi. Kita harus selalu teliti dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial,” tandasnya.

Syr
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan