Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


Pelapon Dan atap SDN Pendagan Mulai Lepas Dan Sangat Membahaya Kan Anak Anak Sekolah

Andi gunawan
Kamis, 16 April 2026
Last Updated 2026-04-16T03:25:18Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN KEGIATAN ANDA/ORGANISASI/POLITIK DILIPUT??


 


Muaradua.fakta62– interaksi massa.com - Kondisi bangunan sekolah dasar di Desa Pendagan, Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah atap seng di salah satu ruang kelas dilaporkan dalam kondisi rusak, bahkan sebagian telah terlepas dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.



Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (16/04/2026) pagi, beberapa lembar seng terlihat bergeser dan tidak terpasang dengan baik. Di beberapa bagian, atap tampak terangkat, yang diduga dipengaruhi faktor usia bangunan serta terpaan angin kencang.



Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tahun 2025 terdapat alokasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp31.950.000. Namun, belum dapat dipastikan secara rinci penggunaan anggaran tersebut terkait kondisi atap yang saat ini mengalami kerusakan.



Sejumlah warga sekitar mengaku khawatir dengan kondisi tersebut, terutama saat cuaca buruk.


“Kalau angin besar, takutnya seng itu jatuh. Anak-anak kan sering bermain di sekitar sini,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Masyarakat juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kondisi bangunan sekolah. Mereka berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah perbaikan guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.



Sementara itu, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. Saat tim media mencoba melakukan konfirmasi, kepala sekolah tidak berada di tempat. Upaya untuk meminta kontak yang dapat dihubungi melalui bendahara sekolah juga belum membuahkan hasil.



Informasi sementara menyebutkan bahwa kerusakan atap tersebut telah terjadi sejak beberapa waktu lalu, namun perbaikan belum dilakukan, diduga karena keterbatasan anggaran.



Pemerhati pendidikan setempat menilai bahwa kondisi ini perlu segera ditangani oleh pihak sekolah maupun instansi terkait di bidang pendidikan. Menurutnya, aspek keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam mendukung proses belajar mengajar.


Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya tindak lanjut cepat dari pihak sekolah dan pemerintah daerah agar perbaikan segera dilakukan, sehingga kegiatan anak sekolah bermain di halaman lapangan  dengan aman dan nyaman.(andi gunawan)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan