JAKARTA, FAKTA62.INFO-
Di tengah dinamika pembangunan nasional yang menuntut percepatan pelayanan publik, peran Wakil Kepala Daerah menjadi garda terdepan dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Hal ini menjadi fokus utama dalam rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung intensif sejak Senin, 27 April 2026 hingga selesai di Jakarta ini, dihadiri oleh sejumlah wakil kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.
Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., yang hadir dalam forum tersebut, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif.
Murison menyoroti bahwa tantangan terbesar pemerintah daerah pada tahun 2026 adalah efektivitas pelayanan publik yang harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, forum Bimtek ini menjadi ruang krusial bagi para pemimpin daerah untuk membedah hambatan birokrasi dan merumuskan solusi konkret.
"Bimtek yang dimulai sejak Senin, 27 April 2026 ini bukan sekadar pertemuan formalitas. Ini adalah ruang diskusi mendalam untuk menyamakan frekuensi dalam menyelesaikan persoalan daerah. Kami bertukar praktik terbaik (best practices) terkait optimalisasi anggaran dan cara memangkas birokrasi yang berbelit, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kerinci," ujar Murison di sela-sela agenda pertemuan.
Lebih lanjut, Murison menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci saat ini tengah gencar melakukan pembenahan infrastruktur dan tata kelola untuk menarik minat investor. Ia menekankan bahwa forum nasional ini merupakan pintu masuk bagi kolaborasi antarwilayah, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan dan agrikultur.
"Kami tidak bisa bergerak secara parsial. Sinergi antarwilayah adalah kunci keberhasilan pembangunan. Potensi yang dimiliki Kerinci, jika dikolaborasikan dengan jaringan di tingkat nasional, akan menjadi motor penggerak ekonomi yang sangat kuat bagi daerah," tambahnya.
Keikutsertaan aktif Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam seluruh rangkaian agenda hingga penutupan menjadi sinyal kuat komitmen daerah untuk terus bertransformasi menuju birokrasi yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Hasil dari pertemuan yang berlangsung sejak awal pekan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang solid, yang nantinya dapat diimplementasikan oleh para wakil kepala daerah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
(S boy)







