KERINCI, FAKTA62.INFO – Pemerintah Kabupaten Kerinci melakukan intervensi infrastruktur besar-besaran untuk menghapus isolasi ekonomi di wilayah sentra produksi. Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si., turun langsung meninjau progres pengerjaan perawatan jalan strategis Renah Pemetik sepanjang 27 Kilometer, Sabtu (11/04).
Langkah agresif ini diambil guna memastikan jalur distribusi berbagai komoditas unggulan yang menjadi tulang punggung ekonomi Kerinci kembali pulih total. Jalur ini merupakan akses utama bagi pengangkutan Kopi Kerinci, Kulit Manis (Kayu Manis), hingga Beras Padi Payo yang merupakan produk kebanggaan daerah.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Monadi didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti, SE, M.Si., serta jajaran teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Hadir di lokasi antara lain:
* Ir. Maya Novefri Handayani, ST (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci)
* Ir. Frans Mellas Pratama, ST, MT (Kabid Bina Marga)
* Ir. Yalpani, ST, MT (Supervisi Teknis)
Kepala Dinas PUPR, Ir. Maya Novefri, menegaskan bahwa pengerjaan sepanjang 27 KM ini difokuskan pada penguatan badan jalan dan sistem drainase. Hal ini krusial agar jalur logistik tersebut tetap stabil saat dilewati kendaraan bermuatan berat yang mengangkut hasil bumi masyarakat.
Bupati Monadi menekankan bahwa perbaikan jalan ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap para petani. Tanpa jalan yang memadai, komoditas premium seperti Kulit Manis dan Kopi akan sulit bersaing karena tingginya biaya angkut.
"Komitmen kami jelas: infrastruktur yang baik adalah kunci kemajuan daerah. Jalur Renah Pemetik ini adalah nadi bagi distribusi Kopi, Kulit Manis, hingga Beras Padi Payo. Dengan pengerjaan yang terus dikebut, kita ingin akses masyarakat semakin lancar dan biaya logistik hasil pertanian dapat ditekan seminimal mungkin," tegas Bupati Monadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi luar biasa dari Gubernur Jambi dan jajaran Dinas PUPR yang turut mengawal percepatan proyek strategis ini.
Pengerjaan jalan sepanjang 27 KM ini disambut rasa haru oleh para pelaku usaha tani. Selama ini, rusaknya jalan membuat kualitas produk sering kali menurun akibat lamanya waktu perjalanan.
Zulkifli (48), seorang petani yang sedang membawa hasil panen, mengungkapkan kegembiraannya.
"Mewakili masyarakat, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Bupati Monadi, Bapak Gubernur Jambi, dan Dinas PUPR Kerinci. Jalan ini adalah nyawa bagi kami. Sekarang, membawa Beras Padi Payo dan Kulit Manis ke pasar jauh lebih cepat. Penantian panjang kami akhirnya terwujud," tutur Zulkifli.








