Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


UK Berkuasa Bertahun - tahun, Warga Labuhanbatu Desak Kapolda Turun Tangan Langsung

SINAR
Jumat, 03 April 2026
Last Updated 2026-04-03T11:26:29Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN KEGIATAN ANDA/ORGANISASI/POLITIK DILIPUT??



 
Labuhanbatu, Fakta62.Info_
Keberadaan dugaan bandar besar narkotika atau "Big Boss" sabu-sabu berinisial UK di wilayah Aek Riung Sigambal, Kecamatan Bilah Hulu, kini menjadi tamparan keras bagi penegak hukum. Selama bertahun-tahun pelaku diduga beroperasi leluasa layaknya penguasa, bahkan berani mondar-mandir di tempat umum tanpa rasa takut, memicu kecurigaan kuat adanya "payung hukum" dan oknum yang melindunginya. Jumat (3/4/2026).
 
Fenomena ini bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan sebuah penghinaan terhadap hukum dan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Masyarakat kini tak hanya resah, tapi sudah di ambang keputusasaan melihat keamanan lingkungan hancur lebur di bawah kendali sindikat ini.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah Aek Riung tepatnya di kuburan bambu kuning, diklaim berada di bawah kendali kuat jaringan UK, yang diduga memiliki tangan kanan bernama Hsn yang berperan layaknya "humas" atau juru bicara kelompok tersebut. Kedua sosok ini dikabarkan berdiri tegak di tengah pemukiman warga seolah tak tersentuh.
 
Akibat dominasi kelompok ini, kondisi keamanan memprihatinkan. Warga mengeluh sering menjadi korban pencurian hingga perampasan hasil kebun sawit mereka. Wilayah yang seharusnya aman kini berubah menjadi zona mencekam yang membuat warga hidup dalam ketakutan.
 
"UK beraktivitas layaknya warga biasa di pasar dan warung tanpa rasa takut. Ini membuat kami merasa bahwa aparat tidak berdaya atau justru sengaja membiarkan," ujar tokoh masyarakat, RN (32), dengan nada kecewa yang mendalam.
 
Seorang warga lainnya menambahkan, sindikat ini seolah memiliki "jaminan" keamanan sehingga berani bertindak sewenang-wenang.
 
"Peredaran ini sudah sangat meresahkan. Mereka seolah kebal hukum. Kita tidak hanya menuntut UK ditangkap, tapi juga siapa saja oknum yang menjadi pelindungnya di balik layar!" tegas warga.

Terpisah, Kapolres Kabupaten Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si.., saat dikonfirmasi tim awak media, melalui Handphone selular WhatshAap, belum memberikan tanggapan hingga sampai saat berita ini terbit, Jumat (03/04/2026).
 
Kinerja Penegakan Hukum Dipertanyakan, Masyarakat Minta Kapolda Intervensi
 
Kegagalan penindakan terhadap bandar kelas kakap ini memunculkan pertanyaan besar di benak publik: Apakah Kapolres Labuhanbatu benar-benar mampu membongkar jaringan ini, atau hanya diam membiarkan generasi muda hancur?
 
Masyarakat menilai, kebebasan UK berkeliaran adalah cerminan buruknya kinerja pengawasan, atau bahkan indikasi kuat adanya kolusi yang membuat hukum menjadi tumpul ke atas namun tajam ke bawah.
 
Warga mengaku telah berulang kali melaporkan dugaan kejahatan ini, namun hasilnya nihil. Hal ini membuat publik kehilangan kepercayaan pada mekanisme biasa dan kini mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk turun tangan langsung.
 
Mereka menuntut intervensi pimpinan tertinggi di tingkat provinsi untuk mengurai benang kusut ini hingga ke akar-akarnya, termasuk mengusut tuntas dugaan perlindungan oknum.
 
Perlu digarisbawahi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tindak pidana pengedaran sabu-sabu dalam jumlah besar diancam dengan hukuman yang sangat berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati.
 
Masyarakat berteriak keras agar hukum tidak lagi menjadi sekadar tulisan di atas kertas. Tindakan nyata dan penangkapan harus segera dilakukan sebelum kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum hancur berkeping-keping dan wilayah ini benar-benar dikuasai oleh kejahatan.

SINAR
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan