TANA PASER, FAKTA62.INFO-
Sebanyak 45 pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Paser, Daerah (ORDA) Kalimantan Timur, resmi dilantik pada Minggu (17/5/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Tanah Grogot.
Para pengurus tersebut dilantik langsung oleh Ketua ORARI Lokal Paser, Muhammad Lukman Darma, S.STP., M.Si. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus yang dilantik, anggota ORARI, serta sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, antara lain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper), Kepala Dinas Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser.
Turut hadir dalam momentum bersejarah ini, perwakilan pengurus ORDA Provinsi Kalimantan Timur serta H. Irma Jaya, B.Sc., tokoh pelopor sekaligus pendiri ORARI Lokal Paser pada tahun 1984 silam.
Penekanan Job Description dan Keseimbangan Jiwa Amatir
Dalam sambutannya sesaat setelah pelantikan, Ketua ORARI Lokal Paser, Muhammad Lukman Darma, memberikan arahan tegas mengenai deskripsi kerja (job description) bagi seluruh jajaran, mulai dari posisi Wakil Ketua hingga Koordinator Kecamatan.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme organisasi tanpa mengorbankan tanggung jawab pribadi para pengurus.
"Seluruh pengurus harus bekerja secara maksimal tanpa mengabaikan tugas-tugas negara, kewajiban rumah tangga, atau tanggung jawab lainnya. Sebagai seorang amatir radio, kita harus berjiwa seimbang—pekerjaan kedinasan atau tugas utama harus selesai, dan tugas di organisasi pun tidak boleh terabaikan," ujar Muhammad Lukman Darma.
Ia juga berharap sinergitas dan kerja sama antarpengurus dapat berjalan matang melalui komunikasi yang intensif dan terus-menerus sesuai dengan porsinya masing-masing.
Pembenahan Administrasi dan Tertib Perizinan
Senada dengan hal tersebut, Ketua ORDA Kaltim yang diwakili oleh Nasrullah, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan harapan besar bagi kepengurusan yang baru. Nasrullah mengingatkan agar pengurus baru segera bergerak cepat melakukan konsolidasi internal.
"Kami berharap pengurus yang baru dilantik bisa saling bekerja sama dan segera melakukan pembenahan administrasi. Salah satu prioritas utama adalah menyelesaikan perizinan yang sudah hampir habis, seperti izin Club Station, serta melakukan pendataan sekaligus fasilitasi bantuan perizinan bagi anggota yang masa berlakunya akan segera berakhir," tegas Nasrullah.
Napak Tilas Sejarah: Bermodal Tekad dan Alat Manual
Suasana haru dan penuh motivasi menyelimuti akhir acara ketika tokoh pendiri ORARI Lokal Paser tahun 1984, H. Irma Jaya, B.Sc., membagikan kisah perjuangannya merintis organisasi ini 42 tahun yang lalu.
Ia menceritakan bagaimana ORARI Paser lahir dari keterbatasan fasilitas, namun kaya akan semangat kegotongroyongan. Saat itu, perangkat radio belum secanggih era digital sekarang dan masih mengandalkan sistem manual. Namun, dengan modal kemauan keras, kepengurusan pertama akhirnya berhasil terbentuk.
Sejak awal berdiri, kehadiran ORARI di Kabupaten Paser telah dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat dan instansi terkait, khususnya sebagai garda terdepan komunikasi darurat (Emergency Communication) saat terjadi bencana alam seperti kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan, hingga musuh tahunan berupa bencana banjir.
Dengan pelantikan ini, ORARI Lokal Paser siap melangkah ke era baru, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dan terus mengabdi untuk masyarakat Bumi Daya Taka.
By: Sudirman M








