MUARA ENIM, Fakta62.Info-
Menjadi seorang kepala desa bukan hanya tentang memimpin pemerintahan, tetapi juga tentang bagaimana membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Hal itu terlihat dari sosok Darsan, S.I.P., Kepala Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, yang dikenal mengedepankan kedekatan, komunikasi dan kebersamaan bersama warga.
Di tengah aktivitas pemerintahan desa, Darsan berupaya tetap hadir dan berbaur dengan masyarakat. Ia tidak membatasi diri hanya pada urusan administratif, tetapi juga membuka ruang komunikasi dengan warga untuk mengetahui secara langsung kondisi dan berbagai kebutuhan di lingkungan desa.
Bagi Darsan, masyarakat merupakan bagian penting dalam setiap proses pembangunan desa. Aspirasi dan masukan warga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah maupun program yang akan dijalankan pemerintah desa.
“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah desa bisa mendengar masyarakat. Kalau komunikasi berjalan baik, tentu apa yang menjadi kebutuhan warga bisa lebih mudah kita pahami,” ujar Darsan.
Kedekatan dengan masyarakat juga terlihat dari caranya berinteraksi yang sederhana dan tidak berjarak. Dalam berbagai kesempatan, Darsan menyempatkan diri berbincang dengan warga dan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Desa Lubuk Getam.
Salah seorang warga menilai sosok Darsan sebagai kepala desa yang mudah ditemui dan cukup terbuka terhadap masukan masyarakat.
“Beliau mau berbaur dengan warga dan tidak sulit untuk diajak berkomunikasi. Kami merasa lebih nyaman menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Darsan menyadari bahwa kemajuan desa membutuhkan kerja bersama. Karena itu, ia terus mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan, gotong royong dan rasa saling peduli demi menciptakan Desa Lubuk Getam yang semakin baik.
Bagi Darsan, memimpin berarti hadir bersama masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka dan semangat kebersamaan, pemerintah desa dan warga dapat berjalan beriringan membangun desa
Liputan : Edo Wilantara





