Beredar dimedia Sosial melalui salah satu akun tiktok Atjeh Fact yang ditonton lebih dari 2.300 Views tersebut yang Berisi media yang dihasilkan AI tersebut menyatakan terkait dengan sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan PTPN IV Regional 6 yang dipimpin oleh Head Region yang baru sekitar satu tahun menjabat.
"Dalam tayangan akun itu ada menyebut bahwa
Baru setahun YC menjabat sebagai Region Head (RH) PTP IV Regional 6 berhasil menimbulkan berbagai konflik guna menghancurkan perusahaan milik Negara.
"Seperti menciptakan konflik Agraria di Aceh Utara/Cut Girek."
"Akun tiktok Atjeh Fact juga ada menyebutkan, adanya kesenjangan dalam pemberian bonus antara karyawan kebun, karyawan pabrik dan kantor manajemen juga karyawan kantor pusat."
"Hampir setahun Konflik Agraria yang tetjadi didaerah Cut Girek Aceh Utara hingga kini belum terselesaikan dan diperkirakan perusahaan negara mengalami kerugian mencapai hingga ratusan miliar rupiah."
"Selama hampir satu tahun sekitar 4000 hektar lahan perusahaan milik negara telah dikuasai oleh sejumlah kelompok masyarakat yang mengaku dari kelompok masyarakat Aceh Utara."tulus akun.
"Sebagai upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan konflik tersebut Manajemen PTPN IV Regoonal 6 telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk diberikan kepada Polda Aceh yang disebut sebagai biaya keamanan dan kegiatan latihan personil Brimob di wilayah tersebut."
"Dan ada issu yang berkembang, sebut Akun," uang sebesar Rp 7 miliar yang digelontorkan oleh manajeman PTPN IV Regional 6 itu, dikabarkan turut dinikmati oleh beberapa pimpinan manajemen PTPN IV Regional 6."
"Terkait dengan pembagian bonus yang menimbulkan kecemburuan antara karyawan kebun, karyawan pabrik serta karyawan kantor manajemen dan kantor pusat. Pimpinan PTPN IV Regional 6 terkesan telah berhasil membungkan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) yang merupakan salah satu Organisasi pekerja perkebunan di PTPN IV.
Sementara itu Khaliq selaku Kasubag Humas kantor pusat PTPN IV Regional 6 kepada wartawan melalui sambungan selular Aplikasi Whatsapp nya Kamis 13/08/2026, menjawab dengan singkat.
"Kami lg menelusuri isu tersebut. Dan Kami koordinasikan dgn pak kabag."
"Kasih wkt
Kami masih mencari data dan fakta terkait medsos yg beredar."Jawab Khalid Kasubag Humas kantor Pusat PTPN IV Regional 6.
Informasi lain yang diterima media ini dalam sepekan ini. Bahwa PTPN-I pada tahun 2023 lalu, mengalami kerugian yang nilainya sangat fantastis.
Menurut sumber informasi itu berdasarkan Laporan Keuangan Teraudit(Audited Financial Report) PT Perkebunan Nusantara I dan Entitas Anaknya
Laporan keuangan Konsolidasian 31 Desember 2023. Untuk tahun yang terakhir pada tanggal tersebut beserta Laporan Auditor Independen, yang juga ditandatangani oleh Direktur Utama dan Direktur Keuangan diatas materai Rp 10.000.
Sesuai Kode Etik Jurnalistik, media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan penjelasan atau tanggapan atas informasi yang disampaikan.(*)






