KERINCI, Fakta62.info-
Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci menerbitkan peringatan kewaspadaan kesehatan seiring makin tebalnya paparan kabut asap di wilayah tersebut. Penurunan kualitas udara dinilai berpotensi meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi masyarakat lokal.
Saat dikonfirmasi media Fakta 62 Info pada Senin pagi (24/8/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menegaskan bahwa paparan partikel asap pekat yang berlangsung secara terus-menerus memicu bahaya serius pada saluran pernapasan, khususnya bagi kelompok yang memiliki daya tahan tubuh rentan.
"Paparan asap jangka panjang berisiko tinggi mengganggu saluran pernapasan. Bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita asma menjadi kelompok paling rentan yang harus mendapat perlindungan ekstra," ujar Hermendizal.
Melihat kondisi udara yang memburuk, Kadis Kesehatan Hermendizal minta warga pakai masker serta menerapkan 4 protokol proteksi mandiri:
1. Wajib Pakai Masker: Menggunakan masker medis atau standar proteksi saat beraktivitas di luar rumah.
2. Pembatasan Aktivitas: Meminimalisasi kegiatan luar ruang, terutama saat konsentrasi asap terlihat makin tebal.
3. Pola Hidup Sehat: Memperbanyak konsumsi air putih dan menghentikan kebiasaan merokok.
4. Perlindungan Lingkungan: Memastikan ventilasi rumah aman guna mencegah masuknya asap dari luar.
Hermendizal juga mengimbau warga agar tidak menunda penanganan medis jika mulai merasakan gejala klinis akibat polusi udara tersebut.
"Jika mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, atau pusing berat, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan," tegas Hermendizal.
Pemerintah Kabupaten Kerinci meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang, disiplin menjalankan protokol kesehatan mandiri, serta aktif memantau pembaruan resmi terkait kondisi kualitas udara daerah.
(Sandra boy)







