Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat.
SD Ihsaniyah Gajahmada Kota Tegal resmi menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka mendukung program edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran dan ketahanan diri siswa sejak usia sekolah dasar.
Edukasi mengenai bahaya narkoba dinilai penting diberikan sedini mungkin, sejalan dengan upaya membentuk karakter peserta didik yang kuat, berakhlak, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Kepala SD Ihsaniyah Gajahmada Kota Tegal, Suranto, mengatakan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, sekolah, keluarga, dan lembaga terkait harus berjalan bersama dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Menjaga mereka dari bahaya narkoba harus dimulai sejak usia sekolah dasar melalui pembentukan karakter dan edukasi yang tepat.
Sinergi bersama BNN Kota Tegal ini adalah langkah nyata kami menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan membentengi mental siswa,” ujar Suranto.
Melalui kerja sama tersebut, SD Ihsaniyah Gajahmada berharap program edukasi P4GN dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menanamkan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan.
Komitmen tersebut juga menegaskan bahwa pencegahan bukan sekadar dilakukan ketika persoalan telah muncul. Justru, langkah preventif perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan, keteladanan, pembentukan karakter, serta lingkungan sekolah yang positif.
Sinergi antara SD Ihsaniyah Gajahmada dan BNN Kota Tegal diharapkan menjadi contoh kolaborasi nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki ketahanan diri terhadap ancaman narkoba.
Pencegahan bukan nanti. Pencegahan dimulai hari ini, dari sekolah, dari keluarga, dan dari generasi yang sedang kita persiapkan untuk masa depan.





