Home
› Aliansi Pemuda Peduli Gebe Desak Bupati Halteng Turun Langsung: Soroti Krisis Air
› Jaringan hingga PPM-CSR
› Listrik
Aliansi Pemuda Peduli Gebe Desak Bupati Halteng Turun Langsung: Soroti Krisis Air, Listrik, Jaringan hingga PPM-CSR
Aliansi Pemuda Peduli Gebe Desak Bupati Halteng Turun Langsung: Soroti Krisis Air, Listrik, Jaringan hingga PPM-CSR
Senin, 21 September 2026
Last Updated
2026-09-21T12:12:45Z
HALMAHERA TENGAH, FAKTA62.INFO— Persoalan pelayanan dasar dan dampak aktivitas pertambangan kembali menjadi perhatian masyarakat Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara." Senin, (21/9/2026).
Melalui Aliansi Pemuda Peduli Gebe, masyarakat meminta Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil untuk meluangkan waktu turun langsung ke Pulau Gebe guna melihat kondisi dan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Ikram M. Sangadji dan Ahlan Djumadil merupakan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode 2025–2030
Salah satu persoalan yang disoroti adalah aktivitas perusahaan pertambangan yang berjalan berdasarkan RKAB, yang menurut massa aksi perlu diikuti dengan pelaksanaan kewajiban sosial dan program pemberdayaan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Aliansi menilai, keberadaan kegiatan pertambangan tidak semestinya hanya dilihat dari sisi produksi dan pengangkutan hasil tambang. Masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan juga berharap kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Delapan Desa Diminta Satukan Aspirasi
Aliansi Pemuda Peduli Gebe mendorong masyarakat dari delapan desa di Pulau Gebe untuk menyatukan aspirasi dan menyusun kebutuhan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain:
1. Menyatukan aspirasi masyarakat dari seluruh desa lingkar tambang.
2. Menyusun kebutuhan dan prioritas program berdasarkan kondisi masyarakat.
3. Mendorong transparansi dalam perencanaan dan pelaksanaan PPM maupun CSR.
4. Mengawal realisasi program agar sesuai kebutuhan masyarakat.
5. Membuka komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan.
6. Mendorong program pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Tuntutan Bupati Turun ke Pulau Gebe
Salah satu tuntutan utama massa adalah meminta Bupati Halmahera Tengah hadir langsung di Pulau Gebe bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait.
Massa meminta pemerintah tidak hanya menerima laporan dari jajaran di tingkat kecamatan, tetapi melihat secara langsung kondisi masyarakat serta mencari solusi terhadap persoalan yang mereka sampaikan.
Dalam tuntutannya, Aliansi Pemuda Peduli Gebe juga meminta:
* Bupati Halteng datang langsung ke Pulau Gebe;
* Penyediaan mesin PLN baru;
* Penyediaan mesin PDAM baru;
* Penanganan serius krisis air bersih;
* Pemulihan dan normalisasi jaringan telekomunikasi;
* Transparansi dan pengawalan program PPM serta CSR.
Krisis Air Bersih Jadi Sorotan
Persoalan air bersih menjadi salah satu isu yang paling dikeluhkan masyarakat. Warga, termasuk petani dan nelayan, disebut harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Persoalan lingkungan dan sumber air di Pulau Gebe juga bukan isu yang sepenuhnya baru. Sejumlah kajian dan laporan sebelumnya mencatat adanya dampak sosial-ekonomi serta persoalan sumber daya akibat sejarah panjang aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.
Jejak Panjang Pertambangan di Pulau Gebe
Pulau Gebe memang memiliki sejarah panjang dengan industri pertambangan nikel. Sumber sejarah pertambangan mencatat kegiatan eksplorasi berlangsung sejak akhir 1960-an, kemudian PT Aneka Tambang mulai melakukan eksplorasi sejak 1977 dan kegiatan penambangan dimulai pada 1978–1979.
Karena itu, masyarakat berharap pengalaman panjang tersebut dapat menjadi dasar evaluasi agar keberadaan aktivitas pertambangan ke depan berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan, pelayanan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulau Gebe.
Boikot Kantor Camat
Selain menyampaikan tuntutan, massa aksi juga menyatakan mengambil langkah lanjutan dengan memboikot sementara aktivitas Kantor Camat Pulau Gebe.
Menurut pernyataan massa, langkah tersebut akan dilakukan sampai pemerintah daerah memberikan respons terhadap tuntutan yang mereka sampaikan.
Aliansi Pemuda Peduli Gebe menegaskan bahwa tuntutan mereka berfokus pada kehadiran pemerintah, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta keterbukaan dalam pelaksanaan program pemberdayaan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Pulau Gebe bukan hanya tempat berlangsungnya aktivitas pertambangan. Di dalamnya ada masyarakat yang membutuhkan air bersih, listrik, jaringan komunikasi, pembangunan dan kepastian bahwa program pemberdayaan benar-benar memberikan manfaat,” demikian garis besar aspirasi yang disampaikan massa.
Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Halmahera Tengah, pemerintah kecamatan, maupun pihak perusahaan yang menjadi sorotan belum memberikan keterangan resmi terkait seluruh tuntutan tersebut. Fakta62.info membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pemerintah daerah maupun perusahaan terkait.
Wartawan Said Pers
Editor Said Pers
Aliansi Pemuda Peduli Gebe Desak Bupati Halteng Turun Langsung: Soroti Krisis Air
Jaringan hingga PPM-CSR
Listrik
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...



