Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

Buka Festival Kopi Kerinci 2026, Bupati Dorong Hilirisasi Hasil Tani dari Sekepal Tanah Surga

Sandra Boy
Sabtu, 19 September 2026
Last Updated 2026-09-21T02:55:55Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


 


KERINCI, Fakta62.info-

Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi kopi sebagai komoditas unggulan daerah. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. secara resmi membuka gelaran Festival Kopi Kerinci 2026 yang dipusatkan di Lapangan M10, Desa Lindung Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Sabtu (19/9/2026).


​Melalui perhelatan tahunan ini, Pemerintah Daerah bertekad mendorong hilirisasi komoditas kopi agar hasil tani unggulan dari kawasan yang dijuluki Sekepal Tanah Surga tersebut memiliki nilai tambah (added value) tinggi dan makin dikenal di pasar internasional. Langkah hilirisasi difokuskan untuk mengikis kebiasaan penjualan bahan mentah (raw material), sekaligus memperluas ruang ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal.


​Pembukaan festival berlangsung semarak dengan dihadiri jajaran pemangku kepentingan lintas daerah dan provinsi tetangga. Turut hadir mewakili Gubernur Jambi yaitu Kepala Dinas DP3AP2 Drs. Atma Jaya, M.Si., perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashari, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., serta Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, S.E.

Dukungan legislatif dan keamanan ditunjukkan lewat kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, S.E., M.M., para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, para Ketua DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro bersama jajaran Forkopimda.


​Jajaran birokrasi turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi, S.IP., S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M., Staf Ahli dan Asisten Sekda dari Kabupaten Merangin dan Kerinci, kepala OPD, kepala instansi vertikal, camat, hingga BUMN/BUMD. Tak ketinggalan, ratusan petani kopi, kelompok tani, penggiat kopi, barista, roaster, pelaku UMKM, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat umum memadati lokasi di kaki Gunung Kerinci tersebut.


​Dalam arahannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang bekerja keras mewujudkan agenda ini. Ia menekankan bahwa kopi di Kerinci bukan sekadar komoditas perdagangan biasa, melainkan identitas kultural yang menyatu dengan alam dan kerja keras masyarakat.


"Kopi bukan sekadar minuman. Kopi adalah cerita tentang tanah, alam, petani, budaya, kreativitas, dan kerja keras masyarakat," ujar Bupati Monadi saat memberikan sambutan, Sabtu (19/9/2026).


​Guna mengoptimalkan potensi tersebut, Pemkab Kerinci secara khusus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam membangun ekosistem perkopian terpadu dari hulu ke hilir. Generasi muda Kerinci diimbau tidak hanya berfokus pada budidaya di kebun, melainkan mengambil peran strategis sebagai barista, roaster, pengusaha, content creator, desainer kemasan, pemasar digital, pelaku agrowisata, hingga inovator produk.


"Kopi memberikan ruang luas bagi kreativitas anak muda. Jangan sampai kopi Kerinci hanya dikenal karena bijinya, tetapi harus dikenal karena inovasi, kualitas, dan kreativitas masyarakat Kerinci," tegas Monadi.


​Ajang Festival Kopi Kerinci 2026 diproyeksikan menjadi ruang jejaring (networking platform) yang mempertemukan petani, pelaku usaha, koperasi, dan investor. Momentum ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai daerah berbasis pertanian, pariwisata, dan konservasi.


​Prosesi pembukaan ditandai secara resmi oleh Bupati Monadi dengan pengucapan "Bismillahirrahmanirrahim, Festival Kopi Kerinci Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka."


​Sebagai wujud kecintaan terhadap budaya lokal dan kesungguhan menjaga potensi daerah, peresmian ditutup dengan lantunan pantun khas Kerinci:

“Kalu nak tau si bungo tali,
Nyo ditanam dingan batang ranyo.
Kalu nak tau hati lahnyo kami,
Ambiklah pisau belahlah dado.”


​Melalui integrasi hilirisasi dan keterlibatan generasi muda, pelaksanaan Festival Kopi Kerinci 2026 di Kayu Aro diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan petani lokal sekaligus menembus rantai pasok global.


(Sandra boy)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan

-->