Home
› Berita Karimun
› Daerah
› Karimun
› Kepri
› PROJO karimun
› PT.Asa Tata Mardivka
› PT.ATM
› Pulau Citlim
› Tambang Pasir
Tambang Pasir PT. Asa Tata Mardivka Diduga Ilegal, Projo Karimun Siap Lapor Aparat Penegak Hukum
Tambang Pasir PT. Asa Tata Mardivka Diduga Ilegal, Projo Karimun Siap Lapor Aparat Penegak Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025
Last Updated
2025-08-28T08:49:39Z
Karimun, fakta62.info-
Polemik tambang pasir darat di Pulau Citlim dan Desa Buluh Patah, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), memasuki babak baru. Investigasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Karimun bersama Komisi III DPRD Karimun menemukan indikasi kuat bahwa PT. Asa Tata Mardivka (ATM) masih beroperasi tanpa kelengkapan dokumen perizinan yang sah.
Temuan ini mencuat dalam sidak pada Senin, 25 Agustus 2025, yang kemudian berlanjut dengan kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ke Desa Buluh Patah pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Ketua DPC Projo Karimun, Wisnu Hidayatullah, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Kami menemukan fakta lapangan yang sangat jelas, PT. Asa Tata Mardivka tidak memiliki izin pengelolaan pulau kecil, tidak ada AMDAL, PKKPR, PKKPRL, bahkan izin terminal khusus. Aktivitas pengerukan dan pencucian pasir darat masih berjalan. Ini pelanggaran serius, dan kami akan segera membuat laporan resmi ke aparat penegak hukum,” ujar Wisnu.
Menurut Wisnu, perizinan PT. ATM juga sudah di ujung tanduk karena Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) akan habis pada Desember 2025.
“Daripada menunggu izin habis, lebih baik segera ditutup karena jelas-jelas melanggar aturan,” tegasnya.
Kondisi Buruh Memprihatinkan
Selain masalah izin, investigasi Projo Karimun juga menemukan praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak manusiawi. Pekerja tambang hanya digaji Rp80.000 per hari dengan tambahan uang makan Rp15.000, tanpa perlindungan keselamatan kerja (K3).
“Ini sangat tidak manusiawi. Buruh tambang dipaksa bekerja dengan risiko tinggi tanpa standar keselamatan, tanpa jaminan sosial, dan upah yang tidak layak. Ini jelas bentuk eksploitasi,” kata Wisnu.
Ibal Zulfianto, Ketua DPD Projo Kepulauan Riau, mendukung langkah Ketua DPC Projo Karimun dengan menambahkan pernyataan bahwa kerugian terbesar justru dirasakan masyarakat luas.
“Lingkungan hancur, pekerja dihisap tenaganya, dan rakyat sekitar menanggung dampak ekologis. Ini jelas melanggar rasa keadilan. Kalau terus dibiarkan, kerusakan akan permanen,” tegas Ibal.
Apresiasi pada PT. JPS dan PSDKP
Berbeda dengan PT. ATM, Projo Karimun memberikan apresiasi kepada PT. Jeni Prima Sukses (JPS) yang sudah menghentikan aktivitas setelah disegel oleh Direktorat Jenderal PSDKP KKP RI. Projo juga memuji langkah tegas Dirjen PSDKP.
“Kami mendukung penuh tindakan KKP menghentikan tambang yang tidak punya izin lengkap. Aturan sudah jelas: pulau kecil tidak boleh untuk tambang mineral dan batubara. Bukan hanya disegel, tapi harus dihentikan permanen,” kata Wisnu.
Desakan Gelar RDP dan Usut Dugaan Korupsi
DPC Projo Karimun juga mendesak DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum.
“Masalah ini jangan jadi tarik-ulur regulasi. DPRD harus segera memanggil manajemen PT. ATM. Bila terbukti melanggar, proses hukum harus berjalan. Jangan sampai rakyat yang dikorbankan,” ujar Wisnu.
Sementara itu, KPK melalui Kepala Satgas Korsup Wilayah V, Dian Patria, mengingatkan bahwa pengajuan izin tambang baru di Pulau Citlim tidak boleh diproses.
"Kalau izin baru dipaksakan keluar, potensi gratifikasi dan korupsi sangat besar. KKP harus tegas, jangan main celah aturan,” tegasnya.
Berita Karimun
Daerah
Karimun
Kepri
PROJO karimun
PT.Asa Tata Mardivka
PT.ATM
Pulau Citlim
Tambang Pasir
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
Way Kanan, Fakta62.info- Jajaran Polres Way Kanan berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Narkotika di sebuah cafe remang-remang atau...
-
Way Kanan, Fakta62.info- Dalam rangka meningkatkan disiplin serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, Polres Way Kanan bersama jajara...
-
KERINCI, Fakta62.info- Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kerinc...
-
ROKAN HILIR, Fakta62.info- Unit Reskrim Polsek Kubu berhasil melakukan penangkapan sekaligus mengamankan empat orang tersangka d...




