Lampung Utara, Fakta62.info-
Perbaikan jalan poros Kecamatan Abung Tengah mulai berlangsung di Dusun 3 Talang Baru, Desa Kedaton. Jalan utama yang menjadi penghubung 11 desa menuju Kecamatan Abung Pekurun itu mengalami kerusakan parah sepanjang kurang lebih 11 kilometer, dan bahkan sudah 20 tahun tidak mendapatkan perbaikan berarti.
Kondisi tersebut membuat warga dan para kepala desa berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya. Aksi gotong royong dilakukan dengan sumber dana hasil urunan dari 11 kepala desa serta dukungan dari para pengusaha setempat.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut hadir sejumlah kepala desa di Kecamatan Abung Tengah, di antaranya,Eka Saputra, Kepala Desa Gunung Sadar Bustomi, Kepala Desa Sri Bandung M. Tayib, Kepala Desa Pekurun Selatan Para kepala desa lain di wilayah Abung Tengah.
Masyarakat juga turut berpartisipasi dengan menyumbang tenaga, material, serta dukungan logistik. Batu untuk penimbunan jalan didukung oleh M. Tayib dan para tokoh masyarakat.
Anggota DPRD Lampung Utara dari Partai NasDem, Tessa Anggarani, turut hadir meninjau perbaikan jalan dan memberikan dukungan atas inisiatif masyarakat.
Camat Abung Tengah, Kasim, SE.MM, yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut pada Rabu (26/11/2025) menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dan jajaran pemerintah desa dalam memperbaiki jalan poros yang telah lama dikeluhkan warga.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh kepala desa dan masyarakat Abung Tengah yang kompak secara gotong royong memperbaiki jalan ini. Inisiatif seperti ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat luas,” ujar Kasim.
Rudi, warga Desa Kedaton, mengaku sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Menurutnya, jalan yang rusak parah sering menyebabkan kecelakaan dan menghambat aktivitas warga, terlebih saat musim hujan.
“Sudah lama sekali jalan ini rusak, bahkan lebih dari 20 tahun tidak pernah ada perbaikan. Kami sangat berharap setelah ini pemerintah bisa menuntaskan pembangunan secara permanen,” ungkap Rudi.
Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli S.Kom., SH., MH, juga telah turun langsung meninjau lokasi bersama masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sudah menganggarkan pembangunan jalan tersebut untuk tahun 2026 mendatang, sehingga setelah perbaikan darurat ini diharapkan akan ada peningkatan kualitas jalan secara permanen.
Perbaikan secara swadaya ini menjadi bukti nyata kesadaran kolektif masyarakat dan pemerintah desa dalam membangun daerah. Warga berharap perbaikan lanjutan oleh pemerintah kabupaten dapat segera terealisasi agar akses mobilitas masyarakat di 11 desa kembali lancar dan aman.
(TIM PWRI)





