Kerinci, Fakta62.Info – Pemerintah Kabupaten Kerinci secara resmi menginisiasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Kayu Aro Barat, Minggu (08/03/2026). Langkah strategis ini merupakan manifestasi nyata dalam menerjemahkan instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup guna mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan di daerah.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini bukan sekadar aksi gotong royong biasa, melainkan instrumen edukasi ekologis bagi masyarakat di kawasan kaki Gunung Kerinci. Ratusan partisipan dari berbagai elemen melakukan aksi sterilisasi sampah dan penataan kawasan hijau di sejumlah titik vital yang menjadi ikon pariwisata daerah.
Bupati Kerinci, Monadi, yang memimpin langsung gerakan ini, menegaskan bahwa menjaga ekosistem adalah investasi jangka panjang. Ia menekankan bahwa Indonesia ASRI harus bertransformasi menjadi gerakan moral yang membudaya, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab mutlak kita bersama. Kita memiliki kewajiban sejarah untuk menjaga wilayah ini tetap aman, sehat, resik, dan indah demi keberlangsungan generasi mendatang,” tegas Monadi di sela-sela aksi bersih tersebut.
Hadir memberikan dukungan penuh dalam aksi ini antara lain Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, serta Kajari Sungai Penuh Robi Harianto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini mempertegas adanya kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan jajaran instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.
Poin Strategis Gerakan Indonesia ASRI Kerinci 2026:
* Reduksi Sampah Plastik: Bupati secara spesifik menginstruksikan pembatasan plastik sekali pakai dan mengajak masyarakat membiasakan penggunaan tumbler.
* Integrasi Desa-Kecamatan: Program ini diproyeksikan akan diakomodasi secara periodik hingga ke tingkat pemerintahan terkecil (Desa) di seluruh Kabupaten Kerinci.
* Daya Tarik Pariwisata: Mengingat Kayu Aro adalah destinasi unggulan, aspek 'Resik' dan 'Indah' menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing ekonomi kreatif daerah.
Melalui integrasi program yang terukur, Pemkab Kerinci optimis bahwa semangat Indonesia ASRI akan memberikan dampak signifikan terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Provinsi Jambi. Sinergitas antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat diharapkan menjadi katalisator bagi daerah lain dalam menjaga kelestarian alam secara kolektif.







