SINJAI -Fakta 62–(30/4/2026) Panggung basket pelajar paling bergengsi di Indonesia, Developmental Basketball League (DBL) Camp 2026, resmi dimulai. Dari ratusan talenta terbaik yang terseleksi dari seluruh penjuru tanah air, terselip satu nama kebanggaan Bumi Panrita Kitta, Muh. Afghan Alhafizh. Siswa asal SMAN 1 Sinjai ini berhasil membuktikan bahwa bakat daerah mampu bersaing dan menembus kancah nasional.
Afghan terpilih masuk dalam jajaran 130 atlet pelajar putra terbaik yang mendapatkan kesempatan mengikuti program pengembangan prestasi tersebut di Jakarta. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pihak sekolah tempatnya menuntut ilmu
Kepala UPT SMAN 1 Sinjai, Drs. Muh. Suardi, M.Pd, menyatakan bahwa pihaknya memberikan kemudahan dan dukungan maksimal agar atlet muda ini bisa mengejar mimpinya. “Kami sangat bangga atas pencapaian Afghan. Oleh karena itu, kami memberikan lampu hijau dan segala dukungan yang dibutuhkan, baik dari segi administrasi maupun waktu belajar, agar ia bisa mengikuti program ini dengan optimal,” ungkapnya.
Sebagai perwakilan dari wilayah timur Indonesia, Afghan menjadi bagian dari delegasi Sulawesi Selatan yang dikenal dengan sebutan “The Lucky Five”. Provinsi ini mengirimkan total 12 orang, terdiri dari 5 atlet putra, 5 atlet putri, dan 2 pelatih yang akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 3 Mei 2026 mendatang.
Perjuangan Afghan dimulai sejak Senin, 27 April 2026. Berbeda dengan pelatihan biasa, DBL Camp tahun ini menerapkan standar internasional dengan memanfaatkan teknologi canggih untuk mengukur dan menganalisis kemampuan setiap atlet secara akurat.
VALD Performance: Alat sensor presisi untuk mengukur kekuatan dan keseimbangan otot
Force Decks & Nord Bord: Digunakan untuk menganalisis daya ledak serta pola gerakan biomekanik pemain
Screening Medis: Pemeriksaan kesehatan menyeluruh guna memastikan atlet berada dalam kondisi fisik terbaik
Setelah melalui tahap pengukuran fisik, jadwal latihan dengan intensitas tinggi segera menanti. Pada Selasa, 28 April 2026, Afghan dan seluruh peserta akan menjalani Yo-yo Test, sebuah tes kebugaran ekstrem yang diawasi langsung oleh tim pelatih profesional dari World Basketball Academy.
Prestasi ini menjadi pintu kesempatan yang lebih besar. Jika mampu menunjukkan performa terbaik dan lolos seleksi lanjutan, Afghan tidak hanya membawa nama Sinjai harum di tingkat nasional, tetapi juga berhak mengikuti kamp pelatihan internasional di luar negeri.
Seluruh rangkaian kegiatan DBL Camp 2026 dilaksanakan di beberapa lokasi strategis, yaitu DBL Academy Jakarta East, GOR Soemantri Brodjonegoro, dan Grand Atrium Mall Kota Kasablanka.
Penulis: [Kul indah]





