Lampung Utara, Fakta62, info- Kasus pengancaman menggunakan senjata tajam terjadi di Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, Jumat sore 17 April 2026. Korban, seorang buruh harian lepas, melapor ke Polres Lampung Utara setelah diadang dan diancam dibunuh di jalan desa.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/206/IV/2026/SPKT Polres Lampung Utara, korban bernama Ahmad Budiono (26) warga Papan Rejo RT 003/RW 003. Peristiwa bermula sekitar pukul 15.20 WIB saat Ahmad sedang mengendarai sepeda motor di Jl. Papan Rejo.
Tiba-tiba, ia dihentikan oleh terlapor berinisial SUPRI. Tanpa banyak bicara, terlapor langsung mengalungkan senjata tajam jenis arit ke leher korban. Tak berhenti di situ, terlapor juga memukul pipi kiri korban dan melontarkan ancaman akan membunuh.
Motif pengancaman diduga karena terlapor menuduh Ahmad akan menerima gadai atas sebidang tanah yang saat ini sedang tergadaikan pada terlapor. Beruntung, aksi tersebut berhasil dilerai oleh sejumlah saksi yang ada di lokasi. Setelah dipisah, korban langsung pulang dan memutuskan melapor karena merasa keselamatannya terancam.
Lokasi kejadian berada di titik koordinat 4.7180394780630355 104.93672617406597, masuk wilayah hukum Polsek Abung Timur. Laporan diterima SPKT Polres Lampung Utara pada Kamis, 17 April 2026 pukul 23.47 WIB dan ditandatangani oleh IPDA Sigit Permana, S.H., M.H. selaku KA SPKT.
Kasus ini ditangani sebagai dugaan tindak pidana pengancaman sebagaimana diatur dalam Pasal 448 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk menyelesaikan sengketa, termasuk urusan gadai tanah, melalui jalur musyawarah atau hukum agar tidak memicu tindakan main hakim sendiri yang berujung pidana. Kasus kini dalam penyelidikan Satreskrim Polres Lampung Utara.
*Data Laporan:*
- Pelapor: Ahmad Budiono, 26, Buruh Harian Lepas
- TKP: Jl. Papan Rejo RT 003/RW 003, Abung Timur
- Terlapor: SUPRI
- Waktu Kejadian: Jumat, 17 April 2026 pukul 15.20 WIB
- Barang Bukti: Keterangan saksi dan visum korban
Keluarga Berharap pelaku cepat Ditangkap Karena korban merasa sangat terancam keselamatan nya dan menjaga tidak Terjadi bentrok Antara kedua belah pihak,
Tim Sergap24 Info





