Kerinci, Fakta62.Info – Peringatan Hari Kartini 21 April 2026 di Kabupaten Kerinci diperingati dengan spirit yang berbeda. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kerinci secara tegas menyerukan pentingnya transformasi digital bagi perempuan sebagai instrumen utama dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah.
Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi, SE, menyatakan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kini harus diaktualisasikan ke dalam tantangan zaman yang serba digital. Menurutnya, perempuan masa kini memiliki tanggung jawab untuk tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis digital.
“Hari Kartini tahun 2026 bukan lagi sekadar seremoni mengenang sejarah, melainkan momentum bagi perempuan Kerinci untuk melakukan lompatan besar melalui literasi digital. Kita harus memastikan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan keberanian untuk mengambil peran strategis, baik dalam ruang domestik maupun sektor publik yang lebih luas,” ujar Novra Wenti Monadi, SE, saat memberikan keterangan di Kerinci, Selasa (21/4/2026).
Novra menambahkan bahwa TP PKK Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus membuka akses bagi perempuan di wilayahnya agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Hal ini dipandang krusial untuk mendorong pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang mayoritas dikelola oleh perempuan di Kabupaten Kerinci, agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.
Potensi Perempuan sebagai Agen Perubahan Ekonomi
Senada dengan hal tersebut, Hj. Septi Malinda Murison, selaku Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Kerinci, menekankan bahwa penguasaan teknologi digital adalah kunci kemandirian. Ia menyoroti bagaimana teknologi dapat menjadi alat efektif bagi perempuan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal Kerinci.
“Peran perempuan dalam pembangunan daerah sangatlah vital. Dengan dukungan teknologi yang tepat, perempuan dapat lebih mudah mengelola usaha, melakukan pemasaran digital, dan membangun jejaring ekonomi yang lebih tangguh. Kami ingin perempuan Kerinci tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga mandiri secara finansial,” tegas Hj. Septi Malinda Murison.
Ia juga berharap agar momentum Hari Kartini ini menjadi titik balik bagi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kesetaraan akses terhadap pendidikan dan teknologi bagi perempuan di pelosok desa.
Akselerasi Menuju Masa Depan Inklusif
Peringatan Hari Kartini tahun ini di Kabupaten Kerinci menjadi ajang refleksi kolektif. TP PKK Kabupaten Kerinci menegaskan bahwa pembangunan yang inklusif hanya bisa tercapai jika perempuan dilibatkan secara aktif di setiap lini. Transformasi digital diposisikan sebagai "jembatan" untuk memperpendek kesenjangan informasi dan ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Melalui langkah nyata ini, TP PKK Kabupaten Kerinci berharap dapat memicu semangat perempuan di seluruh pelosok daerah untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia dari tingkat daerah.
Dengan mengusung visi yang progresif, TP PKK Kabupaten Kerinci optimistis bahwa perempuan Kerinci akan mampu menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing di era digital.
(S boy)







