| Aswan Alim Kader HMI Cabang Ternate |
MOROTAI, FAKTA62.INFO-
Kabupaten Pulau Morotai menjadi salah satu wilaya terluar provinsi Maluku Utara, Morotai junga sebangai wilaya perbatasan antara Negara. Dan pulau Morotai juga sebangai wilaya yang di nominasi dalam ruang kemaritiman."Senin, (25/5/2026).
Dalam historis sejaraha kemaritiman sangat penting bangi kolonialisme dalam melakukan ekspolitasi bangsa ini. Laut di jadikan jalur peperangan terutama di Maluku Utara dan lebih kususnya perairan Morotai sebagai jalur strategis.
Morotai yang berada di perairan pasifik antara perbatasan Filipin dan Indonesia, Morotai menjadi kawasan yang sangat di prthitungkan antar Negara dalam geopolitik, antara kemaritiman maupun kemiliteran.
Dalam melihat sejarah morotia menjadi jantung strategis dalam konflik abad ke 20 yang mengharuskan Amerika Serikat Ingris di bawah komando Jenderal Douglas MacArthur. Menjadikan Morotai sebagai pangkalan militer dan laut sebagai pembebasan filipin dari Jepang
Morotai menjadi wilaya penting dalam konfilli prang dunia kedua abad ke 20, di mana di jelaskan dalam buku perang asimetris yang di tulis oleh.
M Arif Pranoto/ Hendrajit menjelaskan bahwa indonesia sebagai wilah strategis antara dua benua Asia Dan Australia dan antara samudra pasifik dan samudra india.
Sebagai persimpangan jalan dunia pertemuan berbagai bangsa dan Morotai yang berada di laut pasifik di pilih sebagai wilah strategis dalam gio politik dalam hal itu sehinngha begitu strategis dan sebagai wilaya yang di jadikan prang dunia kedua
Hal ini di lihat oleh presiden prabowo di tenga konfil internasinoal yang terjadi mengharuskan Morotai sebagia wilaya strategis dan wilaya terluar lebih di perketat sebagai wilaya perbatasan dan keamanan negara, ratusan prajurt kemiliteran TNI Negara di kirimkan ke wilaya morotai, morotai di uba sebagai wilaya pangkalan meliter TNI dan juga di jadikan wilaya kerjasama pelatihan pangkalan militer antara Negara yang di rancang Negara Indonesia.
Dilansir dalam media TEMPO Kemhan kembangkan tempat pelatihan prang bertaraf internasional di Morotai, hal ini disampaikan langsung oleh, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dalam pertemuan bilateral bersama Wakil Perdana Menteri Australia merangkap Menteri Pertahana Richard Marles, pada hari Kamis 12 Maret 2026
Morotai akan di masukan ratusan amfibi, ratusan kapal militer harus masuk berapa banyak teng yang harus di masukan di Morotai berapa jutu alat kemiliteran TNI yang harus di siyapkan dalam mendukung pelatihan kerjasama antara negara, kesiapan dapur pacu pelatihan meliter, di tenga kesiyapan enfastruktur yang belum mapan.
Disatu posisi dengan kehadiran ratusan prajut TNI kemiliteran di Morotai mampu mendukung perputaran ekonomi suatu wilaya dan di sisi laai hal ini juga berdampak terhadap masarakat dengan melahirkan konfilik antara masarakat dan pihak kemiliteran TNI semakin panjang, sampai saat ini sengketa lahan masarakat dan pihak kemiliteranTNU AU belum usai dengan di jadikan Morotia sebagai tempat pelatihan militer kerjasama antara Negara.
Maka negarah harus menyediakan beberapa titik fasilitas dalam mnedukung kerjasama antar Negara, berapa banyak hektar tana yang nantinya di kapling Negara Idonesia sebagai tempat pelatihan, hal ini akan memicu konfil agraria terhadap masarakat Morotai.
Dalam hal ini jikalau pelatiha antar Negara ini menjadi legowo berapa banyak masarkat yang kehilangan ruang kerja, masarakat yang hidup bergantung terhadap alam masarakat yang di kenal sebagai masarakat pertanian yang bergantung hidup terhadap pertanian/kebun dan nelayan yang ada.
Suatu kejadian yang terjadi di desa nakamura yang di lakukan pelatihan tembak di galian C desa Nakamura masarakat di larang melakukan aktfitas di wilaya sekitar, hal ini sudah menjadi cerminan kita bersama jikalau di laksanakan pelatiahn yang lebih masif dengan beberapa titik lokasi pelatihan maka sangat menggangu masarakat dan ruang kerja sebagai masarakat petani dan nelayan yang tiap hari bergantung hidup yang mampu memicu konfil agrari sebab laut dan darat dijadikan medan pelatihan yang memutus matarantai ekonomi masarakat
Pemerintah kabupaten pulai Morotai sudah seharunnya merenungi dam membijaki secarah matang dalam hal ini apakasebagai ruang peluan atau ancaman masa akan datang
(Said Pers)





