KERINCI, FAKTA62.INFO–
Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kerinci menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat setempat. Sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah tersebut, Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap sapi kurban yang ditempatkan di Desa Sungai Lintang, Kecamatan Kayu Aro Barat, Senin (25/5/2026).
Sapi berjenis limousin dengan bobot kurang lebih 1 ton tersebut dipastikan dalam kondisi sehat dan layak. Dalam proses peninjauan ini, Bupati Monadi didampingi langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Kerinci dari Partai Golkar, Jumadi, yang merupakan perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2, yang meliputi wilayah Kayu Aro Barat, Kayu Aro, dan Gunung Tujuh. Pemeriksaan fisik dilakukan secara mendalam untuk memastikan hewan kurban memenuhi kriteria kesehatan yang ketat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah. Pihaknya mewakili masyarakat Kabupaten Kerinci mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan. Menurut Monadi, kehadiran hewan kurban ini diharapkan menjadi berkah dan menambah khidmatnya perayaan Iduladha bagi warga Kerinci.
"Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen penuh menjaga amanah ini. Kami telah memastikan sapi bantuan Bapak Presiden dalam kondisi prima, sehat, dan terawat. Tim medis veteriner terus memantau kesehatan hewan secara berkala agar saat disalurkan nanti, kualitas daging yang dihasilkan benar-benar aman dan higienis untuk dikonsumsi masyarakat," ujar Monadi di sela-sela kunjungannya.
Senada dengan hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Jumadi, memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Pihaknya menegaskan akan ikut mengawal proses pendistribusian agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kayu Aro Barat, Kayu Aro, dan Gunung Tujuh khususnya, serta masyarakat Kerinci pada umumnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus melakukan pemantauan intensif di lokasi penampungan. Langkah preventif ini diambil sebagai standar operasional untuk menjamin bahwa seluruh hewan kurban yang akan disembelih di wilayah tersebut memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
(S boy)








