Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

Presiden Prabowo Tegaskan Polri Harus Lindungi Rakyat, Warga Makassar Laporkan Dugaan Salah Tangkap

Kul indah
Minggu, 05 Juli 2026
Last Updated 2026-07-06T03:18:57Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


MAKASSAR, Fakta62.info-

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama bagi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). (5/7/2026)

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Pusat Pelatihan Brimob, Cikeas, Jawa Barat, 1/7/26

“*Polri hadir untuk rakyat, Polri bekerja untuk rakyat, Polri harus melindungi rakyat, Polri mengabdi kepada bangsa dan negara*,” tegas Presiden Prabowo.

Di tengah penegasan tersebut, seorang warga Kota Makassar justru melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Makassar. 

Pelapor mengaku menjadi korban dugaan salah tangkap oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai anggota satuan narkoba.

Berdasarkan data kepolisian yang diterima _Sambar.id_, laporan itu telah teregistrasi dengan Nomor: *LP/B/1590/VII/2026/SPKT/Polrestabes Makassar/Polda Sulawesi Selatan*.

Dalam dokumen kepolisian disebutkan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 11.30 WITA di Jalan Hertasning V, Perumahan Nusa Indah, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Dalam laporannya, korban mengaku didatangi beberapa orang yang mengaku sebagai anggota narkoba. Korban kemudian dibawa dan diduga mengalami pemukulan hingga mengalami rasa sakit di sejumlah bagian tubuh.

*"Keterangan tersebut merupakan versi pelapor dan saat ini masih menjadi bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian,"* tulis keterangan dalam dokumen tersebut.

Sejalan dengan laporan itu, penyidik telah menerbitkan Surat Permintaan Visum et Repertum kepada Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Berdasarkan surat permintaan visum, korban dilaporkan mengalami luka gores, memar, dan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, di antaranya leher, wajah, lengan, perut, dan kaki. Hasil visum tersebut akan menjadi salah satu alat bukti dalam proses penyidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polrestabes Makassar belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus tersebut.

Jurnalist:(Kul indah)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan