Ternate, Fakta62.Info-
Universitas Muhammadiyah Maluku Utara menjadi sorotan publik setelah muncul informasi mengenai adanya biaya administrasi cetak ijazah sebesar Rp2.500.000 yang disebut harus dibayarkan oleh mahasiswa sebelum ijazah dicetak, kamis, (9/7/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh seorang dosen UMMU yang disebut bernama Santos. Menurut keterangan yang diterima, ia mengatakan, "Bayar Rp2.500.000 dulu, baru ijazahnya dicetak."
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai dasar penetapan biaya administrasi tersebut. Mereka berharap pihak Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dapat memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, pihak Universitas Muhammadiyah Maluku Utara belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut. Fakta62-Info masih berupaya menghubungi pihak kampus untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.
(Said Pers)





