Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

Aksi 1.000 Lilin di Medan, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Ekshumasi dan Penyidikan Diambil Alih Polda Sumut

Said Pers
Sabtu, 29 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-29T10:42:07Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


MEDAN, FAKTA62.INFO — Suasana haru menyelimuti aksi damai 1.000 lilin untuk mengenang almarhumah Winda Lorenza Gowasa di sekitar Jalan Lapangan Merdeka, Kota Medan, Jumat (28/8/2026) malam.

Di atas kursi roda yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuannya, Yestin Laia, ibu Winda, tampak tak kuasa menahan air mata. Ia duduk di tengah massa sambil memandangi foto putrinya yang dikelilingi lilin dan mawar putih.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 18.00 WIB tersebut diikuti puluhan orang. Massa menyalakan lilin selepas Magrib sembari memanjatkan doa untuk almarhumah Winda Lorenza Gowasa yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.

Didampingi suaminya, Sanalui Gowasa (55), Yestin menyampaikan keyakinannya bahwa kematian putrinya perlu diusut secara transparan. Ia menolak narasi bunuh diri yang, menurut keluarga, selama ini disampaikan dalam penanganan perkara tersebut.

“Ya Tuhan, tunjukkan kerajaan-Mu kepada kami. Semoga hati bapak-bapak itu terbuka, karena kami yakin anak kami bukan bunuh diri,” ucap Yestin dengan suara bergetar.

Menurut Yestin, keyakinan keluarga semakin kuat setelah mengingat kembali hubungan Winda dengan mantan suaminya, Brigadir Imansyah Harefa. Keduanya diketahui telah resmi bercerai pada 2021.

Yestin menceritakan bahwa pada Juli lalu, ketika Winda berada di Jakarta, putrinya dijemput oleh orang tua Brigadir Imansyah. Dalam kesempatan tersebut, menurut Yestin, Brigadir Imansyah sempat bertemu dengan Winda dan menyampaikan niat untuk memperbaiki diri serta kembali membangun rumah tangga demi anak-anak mereka.

“Saya juga bertemu dengan Brigadir IH, dia bilang sudah bertaubat dan mengatakan demi anak-anak,” tutur Yestin.

Namun, menurut keluarga, setelah Winda dan Brigadir Imansyah tinggal serumah selama sekitar dua bulan tanpa ikatan pernikahan resmi, Winda kemudian ditemukan meninggal dunia.

Keluarga mempertanyakan sejumlah hal terkait kematian Winda dan meminta agar perkara tersebut ditangani secara terbuka serta objektif.

Kuasa Hukum Sampaikan Tiga Tuntutan

Dalam aksi tersebut, tim kuasa hukum keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa turut hadir. Tim hukum yang sejak awal mendampingi keluarga dipimpin Paul Junisu Jethro Tambunan, SH., MH, bersama Utreck Richardo Siringoringo, SH., MH, Marudut Hasiholan Gultom, SH., MH, Daniel Steven Sihotang, SH., Marthin Van Hof Manurung, SH., Farasian Marbun, SH., Yetti Q H Simamora, SH., MH, dan Rizon Polmar Simanjuntak, SH.

Kuasa hukum menegaskan bahwa keluarga hanya menyampaikan tiga tuntutan utama dalam penanganan perkara kematian Winda Lorenza Gowasa.

Pertama, keluarga meminta agar segera dilakukan ekshumasi secara independen terhadap jenazah Winda.

Kedua, keluarga meminta agar proses penyidikan diambil alih oleh Polda Sumatera Utara.

Ketiga, keluarga mendesak adanya transparansi dalam seluruh proses penanganan perkara.

Paul Junisu Jethro Tambunan menilai ekshumasi penting dilakukan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan dugaan kejanggalan yang dirasakan keluarga.

“Kalau tidak ada yang ditutup-tutupi dan janggal, pasti Kapolda Sumut, Dirreskrimum serta Kapolrestabes akan responsif untuk segera melaksanakan ekshumasi, agar kasus ini terang benderang sehingga kejanggalan-kejanggalan yang dirasakan keluarga dapat terungkap,” ujar Paul.

Aksi 1.000 lilin tersebut berlangsung dengan suasana khidmat. Selain menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Winda, kegiatan itu juga menjadi sarana keluarga menyampaikan aspirasi agar proses hukum atas kematian putrinya dapat berjalan secara transparan, objektif, dan memberikan kepastian bagi keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, tuntutan keluarga terkait ekshumasi, pengambilalihan penyidikan oleh Polda Sumut, dan transparansi penanganan perkara menjadi fokus utama yang terus disuarakan dalam perjuangan keluarga mengungkap penyebab kematian Winda Lorenza Gowasa.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan