Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

Aktivitas Tambang Galian C Ilegal di Tondano Kembali Disorot, Nama Billy Wuner Ikut Disebut

Tasya Febri Aulia Situmorang
Rabu, 05 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-05T03:51:23Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??



 Tondano, Fakta62.info-

Aktivitas penambangan galian C ilegal di Kelurahan Renegetan, Kec. Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), kembali menjadi sorotan. Di tengah maraknya tambang tanpa izin yang beroperasi terang-terangan, nama Billy Wuner alias Gusdur kembali mencuat sebagai sosok yang diduga kuat menjadi otak di balik operasi ilegal tersebut.

Aktivitas penambangan yang menggunakan alat berat jenis ekskavator dan breaker ini disebut-sebut beroperasi tanpa rasa takut, seakan kebal hukum. Parahnya, operasi ilegal ini didukung oleh bahan bakar solar yang diperoleh dengan cara curang—menyedot dari tangki kendaraan truk dam yang juga digunakan sebagai angkutan hasil galian.

Fakta yang lebih mencengangkan, lokasi tambang ilegal tersebut berjarak tidak sampai 1 kilometer dari Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Minahasa. Publik pun bertanya: mustahil aparat kepolisian tidak mengetahui aktivitas yang berlangsung di bawah hidung mereka sendiri.

Billy Wuner alias Gusdur bukanlah pemain baru di kancah peredaran ilegal di Minahasa. Data menunjukkan, ia pernah diamankan oleh Polres Minahasa pada tahun 2022 dalam kasus tambang galian C ilegal di Watulambot. Kini, ia kembali beroperasi dengan modus yang sama.

Bahkan, praktik ilegal Billy tidak berhenti di tambang. Ia juga diduga kuat terlibat dalam jaringan penimbunan BBM subsidi ilegal. Pada Maret 2026, Polres Minahasa menyatakan tengah menyelidiki kasus penimbunan solar bersubsidi yang melibatkan Billy dan rekannya, Resa alias Baco. Kasat Reskrim Polres Minahasa IPTU Kadek Agus Surya Darma bahkan membantah adanya "lampu hijau" bagi kedua terduga.

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Sebuah gudang penampungan BBM ilegal di Watulambot masih beroperasi dan diduga kuat milik Billy. Bahkan, Polres Minahasa Tenggara (Mitra) berhasil mengamankan 2.000 liter solar subsidi yang diduga akan disuplai ke tambang ilegal Billy di Ratatotok.

Polisi Kehilangan Taring?

Publik Tondano kini melontarkan pertanyaan kritis: di mana peran Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K.?. Dengan lokasi tambang yang hanya sepelemparan batu dari Mapolres, ketidakmampuan mendeteksi aktivitas ilegal ini memunculkan opini liar di tengah masyarakat. Publik menduga tindakan berani Billy telah mendapat restu atau backing dari aparat.
Akankah Kapolres Minahasa berani bertindak tegas? Atau janji pemberantasan mafia solar dan tambang ilegal yang pernah disuarakan hanya janji manis semanis gula semut? Publik menantikan tindakan nyata, bukan sekadar retorika.

Pertanyaan besar kini menggantung: apakah hukum akan kalah oleh oknum mafia tambang galian C ilegal? Apakah oknum yang membekingi Billy lebih sakti dari hukum?

Masyarakat dan pegiat hukum mendesak Polres Minahasa untuk segera bertindak tegas. Aktivitas tambang ilegal yang melibatkan oknum dan berlangsung terang-terangan tidak boleh dibiarkan. Jika aparat terus tutup mata, publik tak segan meminta Mabes Polri turun tangan.

Kini, seluruh mata tertuju pada Kapolres Minahasa. Berani kah polisi menyikat habis aktivitas ilegal ini dan mengusut tuntas oknum di balik aksi berani Billy? Publik menunggu jawaban.

Sumber : jejakkriminal
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan