Home
› Data Desil
› Dinas Sosial Kota Ternate
› Dinsos Ternate
› Evaluasi Pelayanan
› Keluhan Warga
› Pelayanan Publik
› Perubahan Data Desil
› Sekda Kota Ternate
› Ternate
› Wakil Wali Kota Ternate
› Wali Kota Ternate
Berbulan-bulan Urus Perubahan Data Desil, Anak Butuh Rujukan: Rifani Soroti Pelayanan Dinsos Ternate, Wali Kota Diminta Evaluasi
Berbulan-bulan Urus Perubahan Data Desil, Anak Butuh Rujukan: Rifani Soroti Pelayanan Dinsos Ternate, Wali Kota Diminta Evaluasi
Sabtu, 29 Agustus 2026
Last Updated
2026-08-31T03:32:38Z
Keluhan terhadap pelayanan publik kembali mencuat di Kota Ternate. Rifani Umar meminta Wali Kota Ternate bersama Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah mengevaluasi pelayanan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ternate setelah dirinya mengaku harus berulang kali mengurus perubahan data desil ketika anaknya membutuhkan akses rujukan medis." Sabtu, (29/8/2026).
Rifani menilai persoalan tersebut tidak semestinya berlarut-larut, terlebih karena menyangkut kebutuhan kesehatan seorang anak yang membutuhkan penanganan khusus.
Menurut Rifani, pengurusan perubahan data desil telah dilakukan sejak anaknya lahir dan menjalani perawatan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Ia mengaku harus bolak-balik mengurus dokumen dari tingkat kelurahan hingga Dinsos Kota Ternate.
Di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi anak yang membutuhkan perawatan, Rifani mengatakan dirinya tetap berusaha memenuhi seluruh persyaratan yang diminta.
Namun, menurut pengakuannya, proses tersebut tidak kunjung memberikan kepastian.
«“Saya sudah bolak-balik ke Dinas Sosial Kota Ternate membawa berkas dari kelurahan. Sampai anak saya lahir dan dirawat di NICU, saya tetap mengurus dengan harapan bisa dibantu,” kata Rifani.»
Anak Membutuhkan Rujukan, Administrasi Dinilai Berlarut
Persoalan semakin mendesak ketika anak Rifani berusia sekitar lima bulan. Ia mengatakan dokter menyarankan agar anaknya dirujuk ke rumah sakit khusus mata bayi di Jawa Barat karena terdapat persoalan pada retina yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Dalam kondisi tersebut, Rifani kembali mendatangi Dinsos Kota Ternate untuk meminta bantuan sekaligus arahan terkait proses administrasi yang dibutuhkan.
Namun, ia mengaku tidak memperoleh penanganan sebagaimana yang diharapkannya.
Bahkan, Rifani mengaku pernah mendapat perlakuan yang menurutnya tidak pantas ketika berusaha meminta pelayanan.
«“Saya pernah dibentak dengan suara keras. Tetapi demi kesehatan anak saya, saya tetap datang, walaupun tidak pernah ada titik terang,” ujarnya.»
Catatan penting: Pernyataan mengenai bentakan, lambannya pelayanan, serta kurangnya koordinasi tersebut merupakan pengakuan Rifani dan masih memerlukan klarifikasi dari Dinas Sosial Kota Ternate.
Ironis: Berbulan-bulan Mengurus, Perubahan Desil Disebut Bisa Selesai 1 x 24 Jam
Hal yang kemudian dipertanyakan Rifani adalah proses perubahan data desil yang menurut pengalamannya berlangsung sangat lama di tingkat kota.
Ia mengatakan titik terang baru muncul setelah dirinya bertemu dengan pejabat bidang terkait serta Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara.
Menurut Rifani, perubahan data yang sebelumnya telah berulang kali diurus akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu satu kali 24 jam.
«“Dalam satu kali 24 jam, akhirnya desil saya bisa diubah melalui tim Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara. Berkat bantuan rumah sakit juga, anak saya akhirnya bisa dirujuk,” kata Rifani.»
Bagi Rifani, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius: mengapa persoalan yang akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu 1 x 24 jam justru harus melewati proses panjang ketika sebelumnya ia berulang kali meminta bantuan di tingkat Kota Ternate?
Pertanyaan itu menjadi salah satu alasan dirinya meminta adanya evaluasi terhadap mekanisme pelayanan dan koordinasi antarinstansi.
Rujukan Datang Saat Kondisi Anak Memburuk
Rifani mengatakan rujukan akhirnya dapat dilakukan, tetapi menurut pengakuannya, proses tersebut terjadi ketika kondisi anaknya sudah semakin memburuk.
Ia kemudian membawa anaknya untuk mendapatkan penanganan di rumah sakit khusus mata bayi di Jawa Barat. Namun, hasil yang diperoleh keluarga tidak sesuai dengan harapan.
Rifani menilai keterlambatan dalam proses administrasi serta minimnya arahan yang ia terima selama mengurus perubahan data menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
“Yang saya sesalkan, kenapa ketika saya meminta bantuan tidak ada koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi atau kementerian agar pasien yang membutuhkan rujukan bisa segera ditangani,” ujarnya.
Menurut Rifani, dalam kasus yang berkaitan dengan kondisi kesehatan anak, pelayanan pemerintah seharusnya tidak berhenti pada persoalan administratif semata. Ketika masyarakat menemui hambatan di satu tingkatan pemerintahan, semestinya tersedia mekanisme koordinasi agar persoalan dapat segera ditangani.
Rifani Pertanyakan Fungsi Koordinasi Pelayanan Sosial
Rifani mempertanyakan mekanisme pelayanan Dinsos Kota Ternate, khususnya ketika masyarakat datang dengan kondisi darurat dan membutuhkan kepastian.
Ia tidak mempermasalahkan adanya prosedur administrasi. Namun, menurutnya, prosedur tersebut seharusnya tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terus berpindah dari satu meja ke meja lain tanpa mendapatkan solusi yang jelas.
“Kalau memang tidak bisa diselesaikan di tingkat kota, seharusnya bisa diarahkan atau dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Provinsi atau kementerian,” kata dia.
Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai keluhan individu, tetapi menjadikannya bahan evaluasi terhadap sistem pelayanan masyarakat.
Minta Wali Kota Turun Mengevaluasi
Rifani secara terbuka meminta Wali Kota Ternate, Wakil Wali Kota Ternate, dan Sekretaris Daerah Kota Ternate melakukan evaluasi terhadap pelayanan di Dinas Sosial Kota Ternate, terutama pihak-pihak yang menangani pengurusan perubahan data desil yang dialaminya.
Menurutnya, evaluasi penting dilakukan agar masyarakat yang berada dalam kondisi sulit tidak mengalami pengalaman serupa.
“Saya tidak ingin apa yang terjadi kepada saya dan keluarga kembali dialami masyarakat lain,” ujarnya.
Meski menyampaikan kritik, Rifani juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang menurutnya telah membantu proses penanganan anaknya, termasuk Wali Kota Ternate, Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Tim TRC, perawat pendamping, tenaga kesehatan, serta pihak RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate.
Dinsos Kota Ternate Belum Beri Tanggapan
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh tanggapan dari Sekretaris maupun operator Dinas Sosial Kota Ternate terkait pengakuan Rifani mengenai lamanya proses perubahan data desil, dugaan kurangnya koordinasi, serta dugaan perlakuan kasar yang disebut dialaminya saat meminta pelayanan.
Konfirmasi Dinsos Kota Ternate penting untuk menjelaskan secara terbuka bagaimana sebenarnya prosedur perubahan data desil, berapa lama standar waktu pelayanan yang berlaku, apa yang menjadi kendala dalam kasus Rifani, serta bagaimana mekanisme koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi maupun instansi terkait ketika masyarakat membutuhkan pelayanan yang mendesak.
Fakta62.Info membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Dinas Sosial Kota Ternate maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan atas persoalan tersebut.
Jika benar pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu singkat setelah ditangani di tingkat provinsi, maka pengalaman Rifani patut menjadi bahan evaluasi: apakah persoalannya terletak pada prosedur, koordinasi, sumber daya pelayanan, atau mekanisme penanganan pengaduan masyarakat di tingkat kota?
Pertanyaan tersebut kini menunggu jawaban dari Pemerintah Kota Ternate.
Wartawan: Aby Pers
Editor: Said Pers
Data Desil
Dinas Sosial Kota Ternate
Dinsos Ternate
Evaluasi Pelayanan
Keluhan Warga
Pelayanan Publik
Perubahan Data Desil
Sekda Kota Ternate
Ternate
Wakil Wali Kota Ternate
Wali Kota Ternate
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
🌐
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
📰 KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
🤖 F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo 👋
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
📰
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
KERINCI, Fakta62.info- Proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 resmi memasuki taha...
-
SOFIFI, Fakta62.info- Persoalan pembayaran hak tenaga kesehatan di RSUD Sofifi kembali menjadi sorotan. Sejumlah informasi yang ...
-
Tulang Bawang, Fakta62.info- Jejak ceceran oli yang ditemukan di lokasi kejadian menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengu...
-
KERINCI, Fakta62.info- Penanganan limbah dan sisa makanan dari salah satu dapur operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamata...



