Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


 

Sangat Menghantam Bandar Sabu Sinok & Humasnya Akbar Tantang Pihak Berwenang Dengan Maki Media

SINAR
Selasa, 13 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-14T02:38:13Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN BUAT WEBSITE BERITA MURAH??


Labura, Fakta62.info-

Laporan masyarakat semakin menguat. Di kawasan Jalan Membot, Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, diduga beroperasi jaringan peredaran narkotika yang semakin berani dan tidak takut hukum. Warga menyebut dua nama utama yang diduga mengendalikan peredaran sabu di wilayah tersebut: SINOK, yang diduga bertindak sebagai Bandar Besar, dan AKBAR, yang diduga berperan sebagai humas sekaligus pengawal jaringan.
⚠️ Tantangan Terbukti Media Diancam & Dimaki
Bukti nyata keberanian mereka terlihat jelas. Ketika berita dilaporkan dan dipublikasikan, alih-alih merasa takut, justru pihak yang diduga sebagai humas peredaran sabu Akbar meluapkan amarahnya melalui pesan. Ia memaki awak media yang berani menurunkan laporan tersebut, bahkan melecehkan warga yang telah memberikan informasi.
 
"Apalah gunanya kau naikkan gambarku bang bang. pesan yang dikirimkan, seolah membanggakan hasil dari perbuatan yang diduga ilegal tersebut.
Bahkan ketika dihubungi untuk konfirmasi, telepon tidak dijawab dan justru balasan yang diterima adalah makian yang kasar:
"Gara-gara kau anjing mental anak-anakku rusak, kont*l!"
 
Ini bukan sekadar penolakan terhadap berita. Ini adalah tantangan terbuka terhadap hukum dan aparat penegak hukum. Mereka merasa aman, merasa punya perlindungan, dan berani menantang siapa pun yang berani membongkar kejahatan mereka.
 
🚫 Sinok Bandar Besar Yang Diklaim "Kebal Hukum"
Warga melaporkan bahwa Sinok yang diduga sebagai bandar utama beroperasi di kawasan Jalan Membot dengan cukup leluasa. Lokasi yang diduga dijadikan sarang terlihat berupa bangunan di kawasan Damuli Pekan yang terlihat tidak wajar aktivitasnya.
 
Warga khawatir:
- ❌ Transaksi berjalan siang dan malam
- ❌ Warga takut melapor karena dianggap punya perlindungan
- ❌ Generasi muda di sekitar lokasi mulai terlibat penyalahgunaan narkoba
- ❌ Laporan warga dianggap belum ditindak tegas
 
📣 SERUAN TEGAS WARGA KEPADA KAPOLSEK KUALUH HULU
Warga tidak lagi memohon, tetapi menuntut:
"Kapolsek Kualuh Hulu, tolong buktikan kehadiran hukum di sini. Jangan biarkan GSB/GREBEK SARANG NARKOBA hanya menjadi slogan dan lipstik semata. Tangkap SINOK dan AKBAR sekarang juga. Mereka tidak hanya menjual racun ke anak-anak kita, tapi berani memaki siapa pun yang berani membongkarnya. Itu bukan keberanian itu keberanian karena merasa dilindungi. Bersihkan sarang ini di Jalan Membot sekarang juga!"
 
⚖️ Mereka Telah Menambah Dosa - Menghalangi Penegakkan Hukum
Secara hukum, memaki awak media yang melaporkan kepentingan umum, serta mengancam warga yang menyampaikan informasi, dapat dikategorikan sebagai menghalangi-halangi pelaksanaan tugas jabatan dan dapat ditindak pidana terpisah dari kasus narkotika itu sendiri.
 
Kepada SINOK dan AKBAR: Hukum tidak tidur. Telepon yang tidak dijawab hari ini akan digantikan dengan ketukan pintu yang tak bisa kalian tolak. Makian yang kalian kirimkan akan menjadi bukti di meja sidang. Serahkan diri sebelum kami jemput paksa.

Berita ini telah disampaikan kepada Ibu Kapolsek Kualuh Hulu melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, beliau tidak membalas, tidak menolak, tidak membenarkan, dan tidak memberikan penjelasan apa pun.
 
Keheningan ini justru menimbulkan lebih banyak tanda tanya di kalangan masyarakat:
❌ Apakah laporan warga belum sampai ke meja Ibu Kapolsek?
❌ Apakah memang benar belum ada penindakan di lokasi tersebut?
❌ Mengapa sosok yang diduga sebagai humas bandar sabu justru berani memaki awak media tanpa ada tindakan apa pun?

⚠️ Catatan: Nama yang disebut di atas adalah berdasarkan laporan masyarakat dan diduga terlibat. Semua harus dibuktikan di pengadilan. Namun laporan yang disertai bukti pesan ancaman ini wajib ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Semoga Polsek Kualuh Hulu segera bergerak. Narkoba tidak boleh menang, hukum harus tegak berdiri.
Sy
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan

-->