Blambangan Umpu, Fakta+62 – Langkah konkret diambil Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan menyambangi langsung kantor Kementerian Perindustrian RI. Upaya "jemput bola" ini dilakukan guna memastikan sektor industri kecil dan menengah (IKM) di Bumi Ramik Ragom mendapatkan dukungan penuh, baik dari sisi permodalan, teknologi, maupun akses pasar berskala nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Way Kanan memaparkan berbagai potensi industri unggulan daerah. Fokus utama yang disampaikan meliputi kebutuhan dukungan pusat dalam pembinaan IKM, fasilitasi sarana produksi, peningkatan kualitas SDM, hingga perluasan akses pasar nasional.
Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Candra, menegaskan bahwa audiensi ini adalah upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat demi mempercepat pembangunan industri di Way Kanan.
"Kabupaten Way Kanan memiliki potensi besar pada sektor IKM, baik industri olahan pangan maupun kerajinan. Melalui audiensi ini, kami berharap dukungan program dari Kemenperin dapat lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi pelaku IKM di daerah," ujar Riva, Rabu (14/1/2026).
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menyambut positif inisiatif tersebut. Sebagai bentuk komitmen nyata, Kemenperin berencana membangun Balai Diklat Industri (BDI) di Lampung untuk mencetak tenaga kerja lokal bersertifikasi.
"Kemenperin berkomitmen mendukung penguatan IKM melalui program pembinaan dan peningkatan daya saing. Kehadiran BDI nantinya akan menyiapkan tenaga kerja yang siap diserap oleh industri-industri baru," ungkap Faisol Riza.
Selain rencana pembangunan BDI, Kemenperin juga akan segera mensosialisasikan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) kepada para pemangku kepentingan di Lampung sebagai panduan pengembangan industri ke depan.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Way Kanan optimis sektor IKM dapat tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.






