Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan


Banjir Way Kanan Berangsur Surut, Akses Jalan dan Perkebunan Warga Masih Terendam

Yuswantoro, S. H
Senin, 02 Februari 2026
Last Updated 2026-02-02T01:51:34Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN KEGIATAN ANDA/ORGANISASI/POLITIK DILIPUT??



BLAMBANGAN UMPU, FAKTA + 62 – Kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Way Kanan mulai menunjukkan tren penurunan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, Sufrianto, mengonfirmasi bahwa air yang menggenangi permukiman warga kini mulai surut, meski area perkebunan dan akses jalan utama masih terdampak.


"Informasi terkini dari Kampung Negeri Agung, untuk rumah warga sementara sudah aman (surut). Namun, untuk area perkebunan masih banyak yang terendam air," ujar Sufrianto saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin pagi (2/2/2026).


Meski air di permukiman mulai berkurang, Sufrianto menambahkan bahwa luapan Sungai Way Besai masih merendam sejumlah ruas jalan di Kampung Kota Baru, Kecamatan Negeri Agung. Kondisi ini membuat mobilitas warga terhambat.


Sebelumnya, pada Minggu (1/2/2026), cuaca ekstrem memicu banjir bandang yang melumpuhkan akses utama penghubung Kampung Negeri Agung dan Kampung Pulau Batu. Ketinggian air di lokasi tersebut sempat mencapai lebih dari satu meter, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.


Selain di Negeri Agung, titik krusial lainnya berada di Simpang Neki, Baradatu. Luapan air di area jembatan setempat sempat memutus arus lalu lintas total.


Selain ancaman banjir, BPBD Way Kanan juga menyoroti risiko pohon tumbang akibat angin kencang yang menyertai hujan deras. Beberapa laporan menunjukkan adanya gangguan akses jalan akibat pohon rubuh di sejumlah titik.


Personel BPBD bersama TNI dan Polri telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu warga dan membersihkan material sisa banjir serta pohon tumbang.


Masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan, diminta tetap siaga.


"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada. Potensi banjir susulan masih sangat tinggi mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belum stabil," tegas Sufrianto.


Sebagai informasi bahwa, air banjir yang menggenangi Jalan Lintas Kabupaten, yaitu Kecamatan Baradatu menuju Kecamatan Banjit, tepatnya di area Jembatan Simpang Neki, hari ini sudah surut.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan