KERINCI, FAKTA62.INFO– Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April seringkali dimaknai sebagai refleksi atas emansipasi perempuan. Namun, bagi Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, momentum ini merupakan refleksi atas tanggung jawab besar dalam menakhodai pembangunan di daerah dengan tantangan geografis yang tidak mudah.
Di tengah sektor konstruksi dan teknik sipil yang secara stereotip masih didominasi oleh kaum pria, sosok Maya tampil sebagai representasi 'Kartini Modern' yang membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan mampu melahirkan karya infrastruktur yang kokoh, terencana, dan visioner.
Menembus Batas di Medan Teknis
Sebagai pemimpin tertinggi di Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya menyadari bahwa tugas yang diembannya bukan sekadar urusan teknis pembangunan jalan, jembatan, atau irigasi. Ia harus berhadapan dengan kompleksitas birokrasi, tuntutan masyarakat akan aksesibilitas yang cepat, serta tantangan menjaga kualitas di wilayah dataran tinggi yang rawan cuaca ekstrem.
"Bagi saya, esensi dari perjuangan Kartini hari ini adalah kesetaraan dalam berkarya. Di dunia teknik yang penuh dengan dinamika lapangan yang keras, perempuan bukan hanya harus kuat secara fisik, tetapi juga tajam dalam pengambilan keputusan dan akurat dalam perencanaan," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Dalam sebuah percakapan singkat saat dikonfirmasi oleh awak media Fakta 62 Info melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/4/2026), Maya menegaskan bahwa menjadi pemimpin perempuan di dinas teknis bukan berarti kehilangan sisi feminin. Sebaliknya, menurutnya, itu adalah keunggulan strategis.
"Menjadi perempuan di bidang teknik memberikan saya sudut pandang berbeda. Kami seringkali lebih detail dalam pemeliharaan infrastruktur dan memiliki kepekaan lebih tinggi terhadap dampak sosial dari sebuah kebijakan pembangunan. Bagi saya, Hari Kartini bukan soal perayaan seremonial, melainkan pengingat agar kita terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kerinci," tegas Maya melalui pesan singkatnya.
Sentuhan Humanis dalam Kebijakan Publik
Apa yang membedakan gaya kepemimpinan Maya dengan para pendahulunya? Banyak rekan sejawat dan staf di lingkup Pemkab Kerinci menilai bahwa Maya membawa perspektif humanis ke dalam perencanaan tata ruang.
Ia kerap menekankan pentingnya aksesibilitas bagi semua kalangan dalam setiap proyek infrastruktur. Kepekaan terhadap kebutuhan sosial, seperti jalur ramah disabilitas, sistem drainase yang meminimalisir risiko banjir, serta penerangan jalan yang memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, menjadi fokus utama yang ia kawal secara langsung.
Di tengah peringatan Hari Kartini 2026, Maya berharap kiprahnya dapat memicu semangat bagi generasi muda, khususnya perempuan di Jambi, untuk tidak takut terjun ke bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
"Jangan ada rasa minder. Dunia teknik membutuhkan ketelitian dan daya tahan, sifat-sifat yang sejatinya dimiliki oleh perempuan. Jadikan profesi sebagai ladang pengabdian, karena setiap jengkal pembangunan yang kita kawal akan dinikmati oleh masyarakat luas dan menjadi legacy bagi daerah," tegas Maya.
Di bawah kepemimpinan Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., Dinas PUPR Kabupaten Kerinci kini terus bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Fokus pada digitalisasi monitoring proyek dan respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur menjadi agenda utama yang ia dorong.
Dengan visi pembangunan yang berkelanjutan, Maya optimis bahwa wajah infrastruktur Kerinci akan terus membaik. Ia percaya, dengan kolaborasi, kerja keras, dan semangat Kartini yang tak pernah padam, tantangan pembangunan di masa depan akan mampu dijawab dengan solusi yang tepat sasaran.
"Selamat Hari Kartini. Mari kita terus bekerja, berkarya, dan meninggalkan jejak pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan negeri," tutupnya.
(S boy)







