Home
› Angkutan Hasil Panen
› Distribusi Pertanian
› Infrastruktur Jalan
› Jalan Berlubang
› Jalan Rusak
› Keluhan Warga
› Kerusakan Jalan
› Lampung Utara
› Pungguk Lama
› Sopir Truk
› Truk Sawit
› Truk Singkong
› Way Abung Tiga
Jalan Kubangan di Way Abung Tiga Saat Roda Singkong Beradu dengan Lubang dan Nasib
Jalan Kubangan di Way Abung Tiga Saat Roda Singkong Beradu dengan Lubang dan Nasib
Selasa, 28 April 2026
Last Updated
2026-04-28T04:08:47Z
Lampung Utara, Fakta62.Info-
Jam setengah lima pagi. Langit masih gelap, tapi mesin truk diesel 4 silinder itu sudah batuk-batuk. Suparman (bukan nama sebenarnya), menepuk dashboard truk tuanya. “Bismillah, yuk,” bisiknya.
Bak belakang penuh singkong. 7 ton. Upahnya tak seberapa untuk puluhan kilometer ke pabrik. Jika selamat sampai, uang yang ia bawa pulang bahkan tak sampai separuh upah kotor setelah dipotong solar. Jika sial, ia bisa tekor jutaan buat derek dan bengkel.
Taruhan Suparman pagi ini bukan di meja judi. Taruhannya adalah 3 kilometer jalan kubangan di Way Abung Tiga.
Lubang yang Menganga, Nyawa yang Dipertaruhkan. Di titik ini, tepatnya dedesa Pungguk lama, truk Suparman oleng. Roda kiri depan masuk lubang sedalam betis orang dewasa. Bak miring. Singkong tumpah sebagian. Ia banting setir, mesin meraung. Beruntung tak terguling.
“Ini udah biasa, Mas,” katanya sambil ngelap keringat, Selasa (29/4/2026). “Yang gak biasa itu kalau sebulan gak ada kawan yang terbalik.”
Catatan warga:
6 bulan terakhir, belasan kecelakaan tunggal terjadi di ruas ini. Korbannya selalu sama: sopir pick-up jagung, truk singkong, truk sawit. Polanya juga sama. Menghindari lubang, lalu selip ke bahu jalan yang amblas. Atau nekat terjang kubangan, lalu as roda patah karena beban berat.
Herman, sopir pick-up jagung, menunjukkan foto di HP-nya. Mobilnya ringsek di parit bulan lalu. “Biaya derek sama perbaikan kaki-kaki habis jutaan. Gara-gara lubang yang ketutup air hujan. Gak kelihatan,” ujarnya. Penghasilan sebulan habis buat benerin mobil.
Jalan Nadi yang Nyaris Putus. Jalan ini nadi. Setiap hari, ratusan ton singkong, jagung, dan sawit dari petani Way Abung Tiga mengalir lewat sini. Dari kebun ke pasar, dari pasar ke perut kota.
Tapi nadi itu kini menganga. Di musim hujan, aspalnya hilang, berganti kubangan lumpur sepanjang 3 km. Lubang-lubang selebar kap mobil dengan kedalaman 20 sampai 40 cm. Sopir menyebutnya “ranjau”.
Dampaknya berantai. Perjalanan yang harusnya 30 menit jadi 1 jam lebih. Solar boros. Ban cepat gundul. Per, shockbreaker, tie-rod jadi langganan bengkel. “Ongkos angkut segitu-gitu aja, tapi ongkos perbaikan naik terus,” keluh Suparman.
Salah Siapa? ODOL, Hujan, atau Tambal Sulam?
Para sopir tak menutup mata. Truk-truk ODOL sawit dari kebun perusahaan juga lewat sini. Tonasenya berlebih. Jalan kabupaten, bebannya jalan provinsi.
Perbaikan pun seadanya. “Ditimbun tanah sama batu sabun. Kena hujan dua kali, amblas lagi. Kayak ngasih perban ke orang patah tulang,” kata seorang sopir lain yang minta namanya disamarkan.
Mereka tak minta jalan tol. “Kami cuma minta rata. Gak ada kubangan. Biar gak ada lagi kawan yang masuk RS gara-gara kejar setoran tapi malah kejeblos,” tegas Suparman sambil menatap bak truknya yang kini kosong. Singkongnya sudah pindah ke gudang. Ia selamat hari ini.
Besok, ia dan ratusan sopir lain akan bertaruh lagi. Mengadu roda dengan lubang, mengadu nasib dengan jalan. Di Way Abung Tiga, penghasilan kecil itu dibayar dengan nyawa yang digantung di antara setir dan kubangan.
Tim
Angkutan Hasil Panen
Distribusi Pertanian
Infrastruktur Jalan
Jalan Berlubang
Jalan Rusak
Keluhan Warga
Kerusakan Jalan
Lampung Utara
Pungguk Lama
Sopir Truk
Truk Sawit
Truk Singkong
Way Abung Tiga
Selanjutnya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
π
Jaringan Media INDOMETRO
Network Media Indometro Grup
25 MEDIA
IM
Indometro.net
Nasional
AKTIF
02
Indometro.id
Nasional
AKTIF
03
Indometro Law
Hukum
AKTIF
04
Grow Media Indonesia
Nasional
AKTIF
05
Jurnalisme
Nasional
AKTIF
06
Jejak Kriminal
Kriminal
AKTIF
07
Fakta62
Fakta
AKTIF
08
Ops Jurnal
Nasional
AKTIF
09
Raimas86
Nasional
AKTIF
10
Chans Media
Nasional
AKTIF
11
Peristiwa24
Peristiwa
AKTIF
12
Pena Medan
Nasional
AKTIF
13
Lintas Nusantara
Nasional
AKTIF
14
Lintas Peristiwa
Nasional
AKTIF
15
Liputan62
Nasional
AKTIF
16
Ungkap Fakta
Nasional
AKTIF
17
Harian62
Nasional
AKTIF
18
Pena Kita
Nasional
AKTIF
19
Sergap24
Nasional
AKTIF
20
Sergap86
Nasional
AKTIF
21
Investigasi
Nasional
AKTIF
22
Orbit News
Nasional
AKTIF
23
Mitra 24 Jam
Nasional
AKTIF
24
1 Detik
Nasional
AKTIF
25
Liga Peristiwa
Nasional
AKTIF
26
IDM News
Nasional
AKTIF
INDOMETRO Grup • Jaringan Media Indonesia
Akurat • Faktual • Realistis
Akurat • Faktual • Realistis
π° KIRIM BERITA WARGA
Punya informasi atau kejadian menarik? Kirim ke Redaksi Fakta62.info
*Setiap informasi akan melalui proses verifikasi redaksi sebelum dipublikasikan.
π€ F62 AI Assistant
Asisten Berita Fakta62.info
Asisten Berita Fakta62.info
Halo π
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
Saya Asisten Fakta62.info.
Silakan pilih layanan:
π°
LAYANAN FAKTA62.INFO
Temukan berbagai layanan media, publikasi, kemitraan dan kebutuhan digital Anda.
Powered by Fakta62.info
Berita Viral
-
KERINCI, Fakta62.info- Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jambi, Citra Darminto, S.IP., M.MP. , menyoroti dinamika hu...
-
Duduk Perkara Panasnya Paripurna DPRD Jambi: Kerinci Raih 81 Ribu Suara, Tapi Diabaikan di APBD 2026JAMBI, Fakta62.info- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mendadak memanas pada Jumat (11/9/2026). Agenda ...
-
Katingan, Fakta62.info- Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kesetaraan Bersama LBH GKB Kabupaten Katingan menjatuhkan sanksi tegas ...
-
KERINCI, Fakta62.info- Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di kawasan B...



