MAKASSAR, Fakta62.info-
SMP Negeri 20 Makassar menargetkan menjadi "pusat pertumbuhan" bagi seluruh warga sekolah. Fokus utama tahun ajaran ini adalah penguatan karakter, peningkatan akademik, dan pengembangan bakat siswa melalui kolaborasi semua pihak.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 20 Makassar, *Andi Rachma Aris, S.Si., S.Pd., M.Pd*, saat menyambut siswa baru di Jl. Inspeksi Pam No.20, Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
"Basicnya dari guru. Ke depan sekolah ini mau kami jadikan pusat pertumbuhan. Pengalaman kemarin banyak masalah karakter, itu yang akan kami berdayakan. Semua warga sekolah harus terlibat supaya visi misi yang dicita-citakan bisa tercapai," ujar Andi Rachma.
Untuk meningkatkan kedisiplinan dan akademik siswa, pihak sekolah akan memperketat proses pembelajaran. Salah satu terobosannya adalah penerapan "kartu penilaian" dan "kartu disiplin" bagi siswa.
Langkah lain adalah memaksimalkan potensi siswa. Sejak kegiatan MPLS, guru diminta mendata bakat yang dimiliki siswa. Data ini nantinya akan dikembangkan agar prestasi siswa bisa berlanjut hingga SMP.
Intinya bagaimana mereka bisa bertumbuh," tegasnya.
Sekolah juga berkomitmen "memanusiakan manusia" dengan menghindari bullying. Evaluasi akan dilakukan setiap pekan untuk mendeteksi masalah siswa sejak dini.
"Masalah harus cepat dideteksi dan dicarikan solusi, jangan dibiarkan berlarut-larut. Termasuk potensi dan bakat anak harus didata baik-baik untuk dikembangkan," tambahnya.
Menyikapi pembatasan penggunaan gadget, SMPN 20 Makassar akan menerapkan pembatasan penggunaan HP di lingkungan sekolah. Alasannya agar pembelajaran lebih maksimal dan siswa bijak dan tidak menyalahgunakan ponsel saat jam pelajaran "Untuk pembelajaran digital tetap berjalan. Kami akan menjadwal pemakaian papan informasi digital untuk guru-guru, jadi semua bisa memaksimalkan pembelajarannya dengan pemanfaatan media itu," ujarnya.
Andi Rachma juga menyebut pihaknya bersyukur dengan sumber daya guru yang dimiliki. Saat ini SMPN 20 Makassar memiliki *57 guru* dengan jumlah siswa baru *320 orang*.
"Kebetulan di sini sumber daya gurunya bagus-bagus. Itulah yang akan kami berdayakan bagaimana mereka memberikan support maksimal untuk anak-anak di bidangnya masing-masing," pungkasnya.
Jurnalist:(Kul indah)





